My Secret Wife
“Dari awal, tak ada yang perlu diperjelas dari kita. Seperti niatmu dari awal, kita menikah hitam di atas putih. Aku bersedia menjadi istrimu agar bisa berbakti pada Mama dan Papa. Kita juga sepakat untuk merahasiakan statusku, kan? Lalu, apalagi yang harus diperjelas?”
Susah payah Arsen menelan saliva. Perkataan Aruna seperti bumerang baginya. Ya, harusnya dulu Arsen tak mengatakan itu. Dan tentang perjanjian pernikahan, dia pun sudah mengubahnya, walaupun Aruna belum tahu. Arsen benar-benar bingung bagaimana membuat Aruna paham.
“Aku tak membicarakan tentang itu,” ujar Arsen. Aruna diam.