Handa
Seperti sebuah mimpi yang menjadi nyata saat melihat kedua putrinya berada dalam ruang yang sama, saling melempar senyum dan kini keduanya saling berpelukan erat.
Handa segera melepas pelukannya saat merasa ada yang aneh dengan keadaan Hanin. Handa menundukkan kepalanya dan melihat perut Hanin yang sedikit membuncit. Ya, kini Handa tahu jika sang kakak saat ini sedang dalam keadaan hamil.
“Mbak Hanin hamil lagi?” tanya Handa secara spontan.
“Ya, kami akan memiliki lima anak, kalau ini cowok-cowok, akan jadi pandawa,” jawab Hanin dengan senyum sumringah.
Hot Chapters