Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Halcyon

Halcyon

"Ini dengan siapa?" "Ini aku, Sayang, Georgemu." • 00.23 Keysa meraih hoodie-nya, membuka lemari mengambil sebuah kotak dari sana. Sarung tangan. Shower cap. Tali. Kain putih panjang. Pisau. Keysa memasukkan semuanya ke dalam kantong hoodie-nya dengan senyum miring.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 41 Times as horns
Read
+Library
HURT

HURT

tut . Pesan suara itu berakhir. Joon membeku. Jantungnya berhenti berdetak untuk beberapa detik. “Hana ...,” desis Joon dengan kedua tangan yang mengepal erat. Giginya bergemeletuk menahan rasa nyeri di dada. Rasa nyeri karena amarah dan rasa rindu yang menggebu. Kenapa? Kenapa kau selalu muncul di saat yang tidak tepat, Kim Hana? jerit Joon dalam hati.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as horns
Read
+Library
ROSES

ROSES

008. THE PAIN WILL BE FELT WHEN TEH MELT HAS FALLEN ON THE TOE OF THE SHOE FNR00150 "Dia bilang bukan hari ini" lirih Vara sebelum berbalik untuk membuka pintu yang terkunci.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as horns
Read
+Library
Manusia Penakluk Dunia

Manusia Penakluk Dunia

Sedangkan The Horn, menyampaikan kerja sama untuk perdagangan dan berterima kasih telah mau bekerja sama untuk memperkuat mereka. The Horn berpakaian seperti suku kuno dengan aksesori aneh dan tubuh mereka beberapa senti lebih tinggi dan lebar dari manusia. Di kepala mereka terdapat beberapa tanduk yang ukuran dan jumlahnya mempresentasikan kekuatan mereka. Jillian kembali ke podium, dia mewakili para hunter mengucapkan terima kasih dan berjanji akan berjuang lebih baik dalam menutup gates yang muncul. Kemudian ke empat ras secara simbolis, menggabungkan tangan mereka dan berfoto bersama.
1015.4K viewsOngoingAdded to Library 322 Times as horns
Read
+Library
Kesempatan Ke 2 Hidup Wanita Teraniaya

Kesempatan Ke 2 Hidup Wanita Teraniaya

Dia menghela nafas lega dan perlahan berbalik. Begitu dia melihat ke atas, dia melihat seekor hornem di depannya. Dia memiliki wajah yang sangat tampan, dibentuk dan dipahat dengan sempurna, tipe yang tidak akan dilupakan oleh siapa pun bahkan jika mereka menginginkannya. Wajahnya yang menakutkan dan mengerikan. Kemeja pria itu robek, tapi hal ini sama sekali tidak mempengaruhi ke indahan tubuhnya, yang lebih mirip makhluk mitos.
8.438.9K viewsOngoingAdded to Library 1.6K Times as horns
Read
+Library
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchederesaneel
Aduh, kayaknya sakit gigi-ku kambuh lagi. “Kamu kenapa?” “Sakit gigi, Mas. Huhuhu…” aku memegangi pipiku sebelah kiri. Mas Wira membuka ranselnya. Lalu, mencari sesuatu. Ia menyodorkan obat. “Nih, minum.” “Obat apaan nih?” “Obat sakit gigi lah. Masa obat sakit hati.” Ingin rasanya aku menjitak kepala orang di depanku ini. Untung saja dia lebih tua dariku, jadi aku masih sedikit menghormatinya. “Soalnya aku biasanya minum ponstan atau paracetamol.”
104.0K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as horns
Read
+Library
Purnama

Purnama

Beberapa kali ia menekan klakson saat mobil di depannya tidak segera berjalan ketika lampu lalu lintas telah berubah hijau. Ketika kedai ice cream itu telah terlihat dari kejauhan, Purnama merasa lega. Sebentar lagi ia akan bertemu putranya. Lonceng kecil yang ada di atas pintu masuk berbunyi saat Purnama membuka pintu kedai. Ia melihat ke sekitar ruangan mencari Langit dan Bintang. "Mama!" Purnama menoleh ke arah suara Langit yang memanggilnya. Ia melihat Langit melambaikan tangannya, di depan Langit ada Bintang yang tersenyum senang.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as horns
Read
+Library
BLACKHOLE

BLACKHOLE

Alulaa mengikuti instruksi dari pihak seberang tanpa menyela sedikit pun. "Tekan tombol kecil diatas kameranya Laa, disini masih belum kesambung" "Eh ia, gimana?" "Udah, sekarang lo lihat botol kecil disamping revolver Itu?" "Hm" "Itu obat bius, yang botolnya transparan dosis rendah sedangkan botol berwarna kuning untuk dosis tinggi. Jarum suntik ada di pinggir koper. Sebaiknya lo bius dulu itu kakek tua biar gak bikin gagal kerjaan lo"
2.3K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as horns
Read
+Library
LORO

LORO

Adu Arimbi membuat Ali menatap handel logam yang terasa dingin. "Ini namanya engsel, Sayang." "Oh, Angsa." "Bukan angsa, Sayang. Tapi engsel, eng-sel." Ucap Ali diantara senyumnya. "Bagusan angsa, Om Ali. Ganti aja, ya." Pinta Arimbi membuat Ali menatapnya sambil tertawa. Kepolosan yang sungguh membuatnya tersenyum dari hati.
9.79.9K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as horns
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status