Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
FORBIDDEN SCANDAL

FORBIDDEN SCANDAL

Agar tak bisa melihat mereka tertawa bahagia di hadapanku. “Hai! Tak boleh kamu berkata seperti itu!” seru Sarah. Rupanya dia terkejut dengan ucapanku yang mulai ngawur. “Banyak-banyak istigfar, Nia. Allah nggak suka kamu melakukan itu. Nggak baik itu. Sudahlah. Lebih baik kamu istirahat saja. Saya yakin, bangun nanti kamu akan segar kembali. kamu bisa berpikir jernih kembali. Oke?!”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

"SHIT! AKU BISA GILA SEKARANG!!!" Teriak Irene frustasi sembari mengacak kembali rambut pirang miliknya yang sudah acak-acakan. Saat ini dirinya terlihat seperti orang yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Menyedihkan sekali.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
BLACKHOLE

BLACKHOLE

Ia masih waras untuk tak berbuat hal bodoh dan berakhir melarat dengan cara yang konyol. Keheningan menyapa setiap dinding, mencari ucap untuk dicuri. Namun apa daya, kesunyian lebih mendominasi membuat dinding enggan untuk mendengar. 'Ting' Kesunyian dan ketenangan yang tercipta hancur seketika bersamaan dengan ringseknya perangkat elektronik berlogo apel digigit itu. Menghantam kuat tembok ruangan menyisakan serpihan-serpihan tajam.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
Setitik Hitam

Setitik Hitam

tanya Fares. “Ya ada sedikit kendala. Tiara tiba tiba pergi gatau kemana. Akhirnya kita semua mencari sampai berpencar ke pemukiman,” ucap Yura menceritakan sambil memasukkan makanan ke mulutnya. Saat kunyahan di dalam mulutnya habis ia melanjutkan. “Oiya, tadi ketemu anak syndrome autism. Ibunya kejam banget, di depan orang diteriakin, gue kesel banget. Bisa ga sih gue laporin ke KPAI,” lanjut Yura.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
SCANDAL

SCANDAL

Dia iri dengan seseorang yang bisa berdiri sendiri dalam semua hal. Iri dan benci menjadi daging Sasa. Dia memulai serangan pertama. Saat voting yang dilakukan oleh semua pemegang saham. Dari hasil tersebut, paman Sasa gagal menduduki kursi direktur lagi. Dia diturunkan menjadi karyawan biasa oleh Sasa. Mendengar hasil tersebut, dia marah tetapi dia tidak memiliki hak untuk melakukan itu. Namun selama dia di perusahaan ini, dia akan melakukan apa saja untuk mengembalikan posisi direkturnya.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
Shadow

Shadow

Bahkan, burger yang Kendra bawa jadi pipih akibat terjepit tubuh Mauryn. Mauryn yang melihat bentuk burger yang pipih dan berantakan itu semakin canggung. "Buang aja burgernya, gak enak juga kalo dimakan," ucap Mauryn tak enak. Kendra memperhatikan 1 burger yang berbentuk pipih, lalu dimakan. "Enak, kok," jawab Kendra sambil mengunyah. "Ih!" Mauryn terkejut. Bisa-bisanya lelaki itu makan burger yang sudah sangat tak menarik itu.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
Arimbi

Arimbi

Hanna baru saja bangun dari tidurnya yang tidak nyaman. Serangan terus mengganggu alam bawah sadar Hanna, seperti petunjuk bahwa hidupnya di rumah ini tidak akan aman. Keringat mengucur deras dari dahi ke pipinya dengan napas tidak beraturan. Mimpi itu bagaikan nyata. Ya Allah! Hanna menangkup dadanya yang masih belum stabil. Keinginannya untuk melarikan diri semakin besar saat membayangkan Sultan berubah menjadi monster mengerikan seperti di dalam mimpi. Kejam dan bringas.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
Nightmare

Nightmare

“Udah beberapa hari ini gue nerima teror yang isinya bangkai tikus, darah dan bahkan ancaman supaya gue mati. Isinya persis kaya yang pernah gue liat di laci meja, lu, Dev.” Sarah menunjukkan beberapa kertas yang bertuliskan ‘KAMU HARUS MATI’ padaku juga Satria. Satria mengambil alih kertas itu, “Terus kenapa lu ga cerita sama kita bertiga? Jadi kan kita suudzon sama lu.” Sarah yang ditatap hanya mampu menundukkan matanya. Tak dapat dipungkiri bahwa tatapan Satria masih saja mengintimidasi. Tajam dan menusuk.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Ketika menoleh, darah pekat menetes dari taringnya. Pandangan mataku mulai buram. Seolah ribuan pisau mencabik rahimku dari dalam. Gigitan ular di lenganku sudah berubah jadi warna ungu hitam, darah terus mengucur tanpa henti. Aku bisa merasakan hidupku mengalir pergi, sedikit demi sedikit. Gianna masih belum pergi. Ekspresi Gianna berubah dari puas menjadi marah gila.
56.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
Pilihan yang Menghancurkan

Pilihan yang Menghancurkan

Kebohongan sekecil apa pun bisa langsung mereka tangkap. Orang-orang mulai pergi. Pertama, para kepala keluarga terbesar di Ravencia. "Herman!" Reyhan memanggil seorang bos yang setara dengannya. Herman berhenti tapi tidak berbalik. "Kamu melanggar aturan, Reyhan. Dunia kita dibangun atas dua hal yaitu kehormatan dan ikatan darah. Kamu membuang semuanya demi seorang simpanan. Kamu menghancurkan garis keluargamu sendiri demi seorang pelacur dan menjadi musuh dari keluarga lama. Standar penilaianmu sudah rusak. Tidak ada yang akan mengikuti orang bodoh yang dipimpin oleh nafsunya sendiri."
25.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai horrid
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status