Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

AKU DAN BADAI PERNIKAHANKU

Hujan di luar semakin deras, membasahi genting tua rumah ini. Winda berdiri di hadapan Gavin dengan wajah memerah karena amarah yang tertahan. Matanya berkilat penuh luka. Jemarinya menyentuh layar, memutar video yang Winda maksud. Suara itu... suara dirinya sendiri yang sedang mengigau dalam tidur. “Kania …, Kania, … maafkan aku, Kania.”
9.347.9K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as hujan unedited version
Read
+Library
Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Pak Jihan Jangan Galau Lagi, Nona Wina Sudah Menikah

Tetesan airnya mengenai kaca jendela mobil Jihan setelah beberapa saat. Jihan sudah seminggu tidak tidur nyenyak, dia menatap hujan yang turun dengan mata yang memerah. Dia mengatupkan bibirnya dengan lemah. Rasa putus asa yang mencekam hatinya sama seperti hujan yang turun dengan deras dan menghalangi jalan di depan sehingga orang yang berjalan di bawahnya tidak tahu harus ke mana ....
9.5958.6K viewsCompletedAdded to Library 25.9K Times as hujan unedited version
Show Reviews (255)
Read
+Library
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Its me Chika
Endingnya sebenernya bukan sad ending di Jihan dan Wina.. mereka meninggal krn memang umur mereka sdh tua (meski umur mereka gak sampai Lansia). Jihan meninggal krn penyakitnya dan wina meninggal krn depresi krn jihan meninggal.. mereka bahagia dg rumah tangganya meski gak smpe kakek nenek umurnya.
Read All Reviews
Diary Rain

Diary Rain

'Jika hujan badaimu bahkan belum selesai, maka hujan badaiku bahkan baru saja dimulai, Rain. ~Soundtrack Dimulai~ Namaku cinta, ketika kita bersama Berbagi rasa untuk selamanya Namaku cinta, ketika kita bersama Berbagi rasa sepanjang usia Hingga tiba saatnya Aku pun melihat Cintaku yang khianat Cintaku berkhianat Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi Aku tenggelam dalam lautan luka dalam Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang
107.1K viewsOngoingAdded to Library 271 Times as hujan unedited version
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

“Maafkan Abang, yo, Ra. Pagi tu, Abang masih penat. Malu jugo raso samo Asman. Tengok dio masak pepagi, rasa bersalah pulak Abang samo dio. Kironyo kelaku dio macam setan.” Aku membuang napas. Menatap ke arah luar. Hujan turun malu-malu. Suara petir saja yang menggelegar. Sekejab saja, air mata langit menghunjam ke tanah begitu cepat dan banyak. Aku tersenyum melihat limpahan air yang jatuh. Seolah mereka mengerti bagaimana perasaanku. Seolah mereka mengizinkanku membasuh karat-karat luka yang sudah menahun dalam hati. Seolah aku memang harus menyembuhkan diri sendiri dengan menceritakan semuanya.
108.5K viewsCompletedAdded to Library 228 Times as hujan unedited version
Read
+Library
Matahari yang Ingin Terbenam

Matahari yang Ingin Terbenam

Yang jelas kalo lu masih belom ada seorang yang tersayang, lu nggak bakal paham apa yang gue rasain sekarang. Pelan, gue denger suara pintu yang kebuka. Berkebalikan dengan suara pintu yang tadi gue denger, cepet-cepet gue hapus air mata gue sampe nggak ada jejak yang tersisa. Setelahnya gue ubah lengkungan bibir gue yang dari tadi ke bawah jadi ke atas, gue pamerin ke dua sosok yang sekarang mulai deketin gue.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as hujan unedited version
Read
+Library
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

Ia menggoreskan garis miring pertama, tajam dan tegas, menggambarkan rintik hujan yang mulai membasahi kaca luar bandara. Tangannya bergerak mengikuti ritme kerinduan yang mulai mengetuk. Di sudut kertas, di bawah sketsa hujan yang tampak begitu melankolis dalam balutan hitam dan putih, ia menuliskan sebait puisi dengan tulisan tangan yang sedikit bergetar. Sebuah doa sekaligus salam perpisahan yang ia simpan rapat dalam hati:
103.5K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as hujan unedited version
Read
+Library
WHEN TEARS FALL INTO RAIN

WHEN TEARS FALL INTO RAIN

tanya Rajendra sambil mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. “Hujan merah tercipta karena kesalahan banyak orang. Keluarga ibuku yang tidak setuju dengan pria bernama Varron Arvind menjadi alasan utama kemunculan Hujan Merah. Setelah merelakan ibuku bersama dengan pria lain yang tidak adalah ayah, pria bernama Varron masih harus menderita karena penyakit yang dideritanya. Berbagai ketidakadilan dari masyarakat kemudian diterima secara terus menerus secara bersamaan dengan kehilangan dan juga rasa sakitnya. Dari semua rasa sakit yang dideritanya kemudian berkumpul menjadi satu dan berubah menjadi kebencian.”
3.2K viewsCompletedAdded to Library 97 Times as hujan unedited version
Read
+Library
Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Kontrak Ranjang Sang CEO Pengkhianat

Bab Bonus: Tangisan di Matema-Terra Sembilan bulan setelah abu kontrak itu terbang terbawa angin, sebuah kehidupan baru akhirnya menagih janji untuk melihat dunia. Malam itu, hujan turun dengan lebat di pinggiran kota. Suara rintik yang menghantam atap kayu rumah mereka menciptakan simfoni alam yang riuh, namun di dalam kamar utama, suasana jauh lebih intens. Aroma minyak kayu putih, keringat, dan ketegangan yang kental memenuhi ruangan. Hiroshi tidak pernah merasa sekerdil ini sepanjang hidupnya—bahkan tidak saat ia kehilangan seluruh kekayaannya. Di depan rasa sakit yang dialami Aiko, ia hanyalah seorang pria tak berdaya yang hanya bisa menawarkan tangannya untuk diremas hingga mati rasa.
1.1K viewsCompletedAdded to Library 29 Times as hujan unedited version
Read
+Library
Kelahiran yang Menghancurkan

Kelahiran yang Menghancurkan

Lutut Alexander lemas, dia jatuh ke lantai. Mafia berdarah dingin itu, pria yang pernah menembus hujan peluru tanpa sekalipun mengedipkan mata, benar-benar hancur. Dia merangkak ke sisinya, tangan gemetar menyibakkan rambut yang kusut dan berlumuran darah dari wajahnya yang tak bergerak. "Alana! Bangun! Ini nggak lucu!"
57.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as hujan unedited version
Read
+Library
UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

UNTAMED (Tak Tertaklukkan)

Di atas kepalanya, awan hitam bergumpal menutupi langit. Petir menyambar silih berganti. Tia semakin ketakutan. "Tolong..." Suaranya tenggelam ditelan badai. Lalu hujan mulai turun. Awalnya rintik-rintik kecil. Namun beberapa detik kemudian berubah menjadi hujan deras yang menghantam wajahnya tanpa ampun. Byur! Air dingin menerpa wajahnya. Sekali. Dua kali. Semakin deras dan semakin kuat. Tia berusaha membuka mata. Namun air terus menghantam wajahnya.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 357 Times as hujan unedited version
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status