Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Risking the Betrayal

Risking the Betrayal

Gagal berarti hukuman mati. Liora terdiam, membeku membaca pesan itu. Tangannya mulai gemetar, dan kakinya melemah hingga akhirnya ia terduduk di lantai dingin. “Ini gila!” bisiknya, hampir menangis.
10993 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Bangkitnya Naga di dalam Tubuhku

Ketika berbagai hukum itu dipadukan, kekuatan serangan maupun pertahanan mereka menjadi lebih menakutkan lagi. Salah satunya adalah Nicky. Di tingkat kelahiran jiwa, dia sudah mampu menguasai hukum lengkap. Bukan hanya hukum biasa seperti Hukum Lima Elemen, tetapi hukum yang jauh lebih tinggi derajatnya, yaitu hukum kematian. Bisa dibilang dengan pencapaiannya saat ini di puncak tahap akhir tingkat kelahiran jiwa, Nicky tidak akan menemui hambatan sama sekali bila ingin menembus ke tingkat penyatuan kekosongan.
9.51.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.7K kali sebagai hukum bacaan nun mati
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Nor Berta
aku sebenarnya suka banget baca2 begini tapi kadang kalau nama asli harus diindonesiakan itu rasanya kurang pas.. bisa nggak ya nama karakternya tetap seperti biasa. atau tempatnya juga seperti biasa. itu juga memperkaya bahasa kita. jadi suka gemes. karna ndak suka sama nama kharakternya
Adelia
izin promosi cerita kak judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku.
Baca Semua Ulasan
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

"Di awal pemicu kontrak Arena Hidup dan Mati ini, aku sudah memberi tahu dengan sangat transparan bahwa jalur takdir fanamu akan berakhir dengan teramat pendek hari ini." Long Tian melangkah maju satu tapak secara konstan, membelah kabut energi logam yang kian menipis. Ranting bambu kelabu di tangan kanannya terangkat minimalis ke atas, mengarah lurus dengan trajektori tegak lurus tepat ke koordinat tengah dahi Wang Ba, siap mengeksekusi parameter pemusnahan mutlak dan menghapus eksistensi sang penegak hukum dari silsilah dunia fana secara legal di bawah perlindungan hukum sekte. Bersambung
107.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
HUKUMAN DEWA KEMATIAN

HUKUMAN DEWA KEMATIAN

Begitu terdengar suatu senagai tanda keberangkatan, Jasuke langsung melompat, disusul oleh dua dewa penjaga. Sementara itu di dunia manusia, saat tubuh Mato sedang didoakan dan bersiap untuk dikremasi, tiba tiba salah satu dari mereka, bersuara dengan lantang. "Loh, tubuh Mato bergerak!" sontak saja semua mata tertuju pada mayat yang siap untuk dimakamkan, dan mereka semua langsung membelalakan matanya.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Qolbu Quddus

Qolbu Quddus

jawab kubu lawan, yang sudah merasa sangat terpojok diserang dari berbagai arah. “Mengadili dan menjatuhkan pidana pada terdakwa Barra Rafeyfa Zayan dengan pidana mati. Sesuai yang telah ditetapkan oleh Undang-Undang pembunuhan berencana yang di atur dalam pasal 340 KHUP yang ancamannya adalah pidana mati,” ujar sang majelis ketua hakim dengan di iringin ketukan palu.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Purba Mahkota

Purba Mahkota

Hukum … mati? “Tidak ….” -“Hei, Lita.”- “… Tidak ….” -“Bagaimana perasaanmu saat melihat suamimu mati di hadapanmu sendiri?”- “Algojo.” Ini buruk. -“Singkat saja.”-
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Pembalasan Wanita Terhina

Pembalasan Wanita Terhina

ucap Raihan pelan tanpa menoleh pada Kartika, Raihan bangkit dan segera menuju kamar mandi setelah bersiap dan menuju persidangan diantar oleh Anto–supirnya Raihan. Menurut peraturan undang-undang Pasal 340 KUHP yakni barangsiapa yang sengaja dengan rencana terlebih dahulu yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, kemudian pertanggungjawabannya dengan hukuman pidana mati atau seumur hidup, pengadilan memutuskan bahwa Bu Beti dan Fitri mendapatkan hukuman pidana mati. Setelah putusan dibacakan oleh hakim, ibu dan anak itu teriak histeris tidak terima, naik banding yang mereka usulkan ditolak mentah-mentah dan regu algojo akan segera dipersiapkan untuk memberikan tembakan pada Bu Beti dan
520.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Dinikahi CEO Arogan

Dinikahi CEO Arogan

batin Andhika. Sidang sudah dimulai. Yang pertama dilakukan pak hakim adalah membaca lembaran berisi hukum dan pasal negara Indonesia, dilanjutkan dengan membaca sejumlah gugatan dari keluarga Sanjaya group atas kasus kematian Ibu Diana.
1022.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 771 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Penghakiman sang Penguasa Dunia

Penghakiman sang Penguasa Dunia

“Menggeleng kepala Nadena, aku mungkin sudah memberitahumu kalau buku ini tidak sepenuhnya bisa aku baca! Beberapa bagian dari dalam buku ini tidak dapat aku baca atau lihat, semua hanya halaman yang kosong, aku pikir kalau isi dari buku ini sudah memudar, tapi kenyataannya ada sebuah kemampuan khusus yang memudarkan bacaan itu sehingga tidak bisa dilihat oleh banyak orang...” Tangan Nadena menunjuk ke arah satu bagian di dalam buku. “Apa kau tahu bacaan di bagian ini?” “Ya, bacaannya ‘Semua nyawa yang akan hidup akan menemukan kematian, tidak ada cara lain, dan pasti kematian itu akan datang menghampirinya!’ seperti itu...”
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Terjerat Daun Muda

Terjerat Daun Muda

beber Baskara. "Hukum di sini nggak ada hukuman mati, Dad," celetuk Jauhari. "Oh, cuma seumur hidup, ya?" tanya Baskara. "Ya, karena hukuman mati itu dianggap melanggar HAM."
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai hukum bacaan nun mati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status