Candu Dekapan Kakak Ipar
“Silakan. Bicarakan sekarang.”
Sekar menelan ludah, melirik Inggrit sekilas sebelum kembali fokus pada putranya.
“Mami tidak tahu apa yang ada di pikiran kamu, Radja. Kenapa cuma karena masalah itu kamu sampai mau memulangkan istri kamu ke rumah orang tuanya?”
Radja tidak langsung menjawab. Napasnya teratur, ekspresinya tak berubah.
Lalu perlahan, ia bersuara. “Tidak ada larangan bagi seorang suami untuk memulangkan istri yang sudah tidak pantas disebut istri.”