Tears
"Mom-mmy, dia-dia menyayangi saya Pak. Mommy mencintai saya. Mom-mmy sa-sakit. Saya senang Pak. Mommy ternyata tidak membenci sa-saya."
Ibell mengadu dengan suara terbata-bata. Dia seolah-olah ingin mengatakan kepada seluruh dunia, kalau mommynya mencintainya. Terkadang walaupun kita sudah mengetahui sebuah kebenaran, tapi kita masih menginginkan sebuah pengakuan bukan? Itulah sifat dasar manusia. Makanya piala, trophy dan piagam mutlak diperlukan sebagai bukti eksistensi dan pengakuan diri.