Mbak, I Love You
Batinnya kesal
Mempersiapkan wajah marah, Innara melangkah menuju pintu, siap untuk mengomeli Halil yang mengganggunya. Dengan kasar Innara membuka pintu, bersiap menyemburkan kalimat-kalimat pedasnya namun bukannya bicara, Innara justru balik tertegun. Memaku di tempat dengan ekspresi shock tak percaya.
"Hai, apa kabar?" Sebuah sapaan bernada ramah dengan senyum cerah tercetak jelas di depan wajah Innara. "Persis seperti dugaanku, kamu belum tidur." Ucapnya dengan percaya diri.
인기 회차