Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyintas

Penyintas

“Oh! Tabi-“ “Tidak ada yang boleh masuk!” “Eeh?? Tapi-!” “Tidak. Aku hanya bercanda. Ayo masuk.” Begitu Dan berjalan memasuki lorong, rak buku kembali tertutup. Jegrek! . . . “Ternyata robot juga bisa bercanda ya…” ujar Dan memecah keheningan. “Iya, aku lagi bosan.” Robot juga bisa bosan..? “…Ke, kenapa kamu bosan??”
3.6K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as i'm not robot
Read
+Library
I'm Cyborg

I'm Cyborg

"Aku adalah temanmu, Nona." Aku meraihnya. Kuletakkan dia di atas telapak tangan kiriku. Ternyata walau kecil, tatapan dari robot ini sangat dalam. Dia bukan hanya sekedar robot mainan seperti apa yang kukira sebelumnya. Dia memiliki tatapan layaknya manusia sungguhan. "Di mana aku sekarang?" Pertanyaanku mulai melemah. Aku tak bisa menghilangkan pertanyaan itu sedari tadi.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as i'm not robot
Read
+Library
Asisten Sempurnaku Adalah Bos Besar

Asisten Sempurnaku Adalah Bos Besar

Ara mengangguk pelan. “…baik, Pak.” Leonard menggeser pandangannya sedikit. Ada sesuatu seperti… rasa frustrasi tertahan di wajahnya. “Aku juga manusia, Alea. Aku bukan robot.” Nada itu lebih jujur daripada yang pernah ia dengar dari Leonard selama ini. “Kemarin… aku kehilangan kontrol. Dan itu bukan sesuatu yang sering terjadi.” Ara merasa dadanya menghangat.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as i'm not robot
Read
+Library
Dijodohkan Dengan Ayah Tunggal

Dijodohkan Dengan Ayah Tunggal

“Maksud Papa, kalau rusak, Papa bisa benerin.” Nayel menatapnya, lalu kembali ke robot. “Oh.” Hening lagi. Arkan menggaruk tengkuk. “Itu… robotnya bisa jalan?” “Bisa.” “Oh.” Jeda. “Cara jalannya gimana?” Nayel menekan tombol. Robot bergerak lurus, lalu menabrak kaki meja. Tok. Arkan mengangguk berlebihan. “Keren.”
10664 viewsOngoingAdded to Library 14 Times as i'm not robot
Read
+Library
Game Begin

Game Begin

Jawabku singkat dan sambil mulai membantu Srya mengemasi kertas berserakan. Kemudian aku berpikir sejenak, saat merasa ada sesuatu yang kurang dalam jawabanku sebelumnya. "Mannequin!!" kataku dengan nada sedikit berteriak. "Robot? Robot mata merah maksudmu?" tanyanya. "Iya, tapi bukannya dia tidak akan masuk pintu jika kita tidak bersuara?" Kali ini dia terlihat terburu-buru memasukkan beberapa makanan dari dalam lemari baju bagian bawah kedalam tas dan mengabaikan pertanyaan ku barusan.
106.0K viewsOn holdAdded to Library 211 Times as i'm not robot
Read
+Library
Satu Malam, Dua Rahasia: Lelaki Dingin Itu Ayah Anakku

Satu Malam, Dua Rahasia: Lelaki Dingin Itu Ayah Anakku

Di dalam rok, tangannya terus naik ke atas, mengelus perlahan bagian dalam paha Iris—hanya beberapa inchi saja jauhnya dari bagian tersensitif milik gadis itu. Sambil mengepalkan tangannya erat-erat, Iris lanjut menjelaskan, "Desain ini menerangkan bagaimana—robot vakum dengan teknologi AI ini bisa memetakan ruangan untuk—melakukan tugasnya." Suaranya sedikit bergetar dan tersendat karena efek sentuhan tangan Easton yang membangunkan syaraf berbahaya di tubuhnya.
109.6K viewsOngoingAdded to Library 248 Times as i'm not robot
Read
+Library
My Imagine

My Imagine

Ia duduk di kursi di depan Herra. "Perkenalkan nama saya Bulan Salka. Saya juga seorang pengguna aplikasi 'My Imagine', tapi sekarang tidak lagi," jawab wanita bernama Bulan itu. "Kamu juga menggunakannya? Terus bagaimana kamu tau kalau itu adalah Imagine?" tanya Herra kembali.
96.1K viewsOngoingAdded to Library 139 Times as i'm not robot
Read
+Library
Bukan Aku

Bukan Aku

Filza memeluk lengan kiri Satria. "Ups! Maaf, nih. Aku gak tau." Jihan merasa tak enak hati. Bagi yang mau tau lebih tentang penulis : I* @savisasya
1012.6K viewsOn holdAdded to Library 341 Times as i'm not robot
Read
+Library
Aku Bukan ART Keluargamu

Aku Bukan ART Keluargamu

ucap Narita dengan mata melotot. "Maaf, kalau saya harus protes pada Ibu. Saya ini manusia biasa, bukan robot. Selain sebagai ibu rumah tangga, juga bekerja. Jadi, badan ini juga ada kalanya minta haknya untuk beristirahat. Tidak diforsir setiap hari," lanjut Risa. "Huh, aku tidak mau tau! Sekarang cuci semua piring kotor itu!" perintah Narita tanpa mau mendengar protes dari Risa.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as i'm not robot
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status