CRAZY FOR LOVE
Kumaranina kiranatinggi badan dinda kiranaorang tua cantika putri kiranakata kata sindiran pedas
jawab Panji sembari menyendok nasi ke piring.
"Kalo tau ujungnya kayak gitu, mending gak usah ke sini, deh." Ayah menyahut dingin.
"Yah minimal kalian liat kan istriku siapa." Panji tak kalah dingin.
Suasana tak enak itu dicairkan oleh adik Panji yang mengeluh lapar, acara makan malam pun dimulai dengan hening. Tapi di tengah acara makan, tiba-tiba perut Kirana berontak, nyerinya luar biasa sampai menjalar ke punggung bawah. "Panji ...!" Kirana mencengkeram kuat lengan Panji, mukanya pucat pasi. Anggota keluarga Panji ikut panik, semua berhenti makan. Kirana terus meraung sambil menekan kuat-kuat perutnya. Rasa sakit yang mendera tergambar jelas di mukanya yang menegang.
Hot Chapters