Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terikat Cinta Saudara Angkat

Terikat Cinta Saudara Angkat

Jadi mustahil jika saat ini wanita itu tidak merasakan lapar. "Kenapa hanya dilihat? Kau tidak lapar? Atau kau tidak suka dengan makanannya? Dengar suka atau tidak suka, aku tidak akan mengganti makanannya, silahkan saja jika kau ingin mati kelaparan, heh... Jadi saranku lebih baik kau makan saja apa yang sudah aku berikan dan jangan mempersulit diriku mengerti!" Panji berkata dengan nada tegas. Namun, Wulan tetap tak bergeming. Wanita itu tetap pada posisinya sama sekali tak menyentuh makanan didepannya itu. "Kau tetap tidak mau makan! Terserah jika kau ingin mati kelaparan!" ucapnya lagi seraya, melangkah hendak keluar meninggalkan Wulan.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai i will eat your pancreas
Baca
+Pustaka
(Bukan) Istri Kontrak Tuan Valerius

(Bukan) Istri Kontrak Tuan Valerius

Ia mengambil garpu, memotong sebagian kecil panekuk itu lalu menyuapkannya ke dalam mulut Kiya. Kiya menatap mata gelap Kenzo yang penuh obsesi dan... sesuatu yang lain, yang tidak bisa Kiya definisikan. Perlahan, Kiya membuka mulutnya dan menerima suapan itu. Rasa manis sirup dan kehangatan panekuk itu entah bagaimana berhasil mencairkan sedikit rasa sesak di dadanya. "Bagaimana?" tanya Kenzo, menahan napas menunggu jawaban.
10458 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai i will eat your pancreas
Baca
+Pustaka
Gus! I Lap Yuh!

Gus! I Lap Yuh!

Pria itu tak mengenakan apa pun selain selembar handuk yang menutupi pinggang hingga pahanya. “Roti sobek Opa Jun Ki,” tenggorokannya yang kering seketika basah oleh tegukan air liur. Sungguh pemandangan yang menggonjang-ganjingnya seluruh organ-organ ditubuhnya. Lambung, ginjal dan pankreasnya mengedut sempurna. Bergoyang-goyang layaknya agar-agar terkena gempa bumi yang maha dahsyat.
9.38.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai i will eat your pancreas
Baca
+Pustaka
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

“Jangan dimuntahkan, jangan langsung ditelan. Kunyah sampai hancur, baru telan. Atau racun-racun itu akan lebih senang berkembang biak di tubuh kurusmu..” “Saya sempat berpikir saya akan mati...” kata Bayu sambil wajahnya meringis menahan rasa aneh dari apel itu. “Semua orang yang menjengukmu juga berpikir jika kau akan mati...” “Panah itu?” Bayu seakan tak percaya.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 380 kali sebagai i will eat your pancreas
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
Rizki Ansyari
Dunia dibalik kabut adalah refleksi dunia awam sesungguhnya, dimana semua ego, intrik, pengkhianatan akan selalu ada. Penulis mempu membukus kisah ini dengan begitu rapi tapi juga memainkan emosi pembaca. Kereeenn
Baca Semua Ulasan
PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

"Gengsimu kalah juga oleh rasa lapar." Pancake yang ada di tangan Melodi dalam hitungan menit sudah berpindah ke dalam perut. Satu gelas susu pun tidak luput dari incarannya. Perut rata sekarang nampak lebih besar berisi. "Kenyang banget," gumam Melodi mengelus perutnya sambil bersendawa, tapi kemudian tersadar. "Hah?! Apa yang kulakukan? Kenapa aku makan pancakenya?!" Melodi menunduk melihat perutnya.
1013.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 369 kali sebagai i will eat your pancreas
Baca
+Pustaka
Love of My Life

Love of My Life

"Kamu kenapa, Sayang? Sakit perut karena kebanyakan makan rujak lagi? Kan sudah Abang bilang, jangan makan rujak banyak-banyak, nanti--" "Bukan masalah makan rujak Bang," bantah Pandan kesal. Denver ini menyebalkan sekali. Saat ia mulas karena kepedasan makan rujak, ia mengira kalau dirinya akan melahirkan. Eh giliran ia sekarang benar-benar akan melahirkan, Denver malah mengira ia hanya mulas karena makan rujak. Tebakannya tidak akurat sama sekali.
9.921.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 735 kali sebagai i will eat your pancreas
Baca
+Pustaka
The Horizon of Jiu

The Horizon of Jiu

“Kalau masih lapar, aku punya cemilan untukmu.” Sekali lagi pikiran bahwa perut Pan terbuat dari plastik muncul di kepala Jiu. Melihat pemuda itu selalu makan tiap kali mereka bertemu. Anehnya badannya kecil, tidak terlihat buntalan lemak di perut, lengan maupun kakinya. kecuali lemak bayi di bagian pipi, hingga tiap kali Pan mengunyah maka pipinya akan penuh seperti seekor hamster.
102.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai i will eat your pancreas
Baca
+Pustaka
MARTA, cinta kedua

MARTA, cinta kedua

Nafsu makanku hilang sejak kemarin. "Ayo, kita habiskan makanan ini. Kita butuh tenaga ekstra." Aku menatapnya heran, "maksud kamu?" "Ya, kita harus banyak makan, biar kuat menghadapi kenyataan." Kata-kata Panji membuatku tersenyum pahit. Benar, aku harus kuat. Aku harus bisa menghadapi kenyataan. Dengan cepat aku mengambil beberapa jenis makanan sekaligus.
9.823.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 868 kali sebagai i will eat your pancreas
Baca
+Pustaka
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Anna Panca dan aku menghabiskan waktu di jalanan hingga kami berdua merasa lapar dan mobilnya kehabisan bensin, jadi kami berhenti di sebuah restoran untuk makan dan mengisi ulang energi kami. Aku mengerutkan hidungku karena ada bau bawang ketika Panca sedang mencuri kentang gorengku. “Ih! Aku benci bawang bombai berbumbu,” gerutuku, meringis.
9.286.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai i will eat your pancreas
Baca
+Pustaka
My Step Brother

My Step Brother

Terkadang itu membuat Anastasia takut jika Eder akan stress atau terkena serangan panik mengingat Bordeline disorder-nya. "Kamu gak bisa makan ini loh An." Eder meraih mangkok berisi ice cream rujaknya, "Harus sarapan dulu kalau gak makan dulu kamu bisa sakit perut." "Aku sudah pengen itu dari semalam loh Ed." rengek Anastasia, Eder menggeleng tegas, "No, Kamu harus sarapan dulu." Melihat tatapan menakutkan Eder, Anastasia mengalah, "Kalau gitu aku mau sandwich."
9.826.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 548 kali sebagai i will eat your pancreas
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status