Kepincut Janda Tetangga
ucap salah satu perawat UGD.
Juwi berdiri hendak pergi kw tempat yang sudah diberi tahu perawat tadi.
"Saya temani," ucap Devit lagi. Juwi menautkan alisnya.
"Tidak usah, Pak. Biar saya saja," ucap Juwi lalu berjalan kembali tanpa mendengar ucapan Devit.
"Maaf Mbak, kamar perawatan kelas tiga penuh begitu juga dengan kelas dua, adanya kelas satu, VIP dan VVIP. Bagaimana?" jelas petugas counter pendaftaran.