Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jerat Casanova Insaf

Jerat Casanova Insaf

Arya mengikuti langkah Sakti keluar dari lobi kantor itu menuju kafe yabg tidak jauh dari sana. "Sudah bisa saya catat pesanannya?" tanya pelayan kafe. "Black Coffee," ujar Sakti. "Ada lagi?" "Espresso aja," kata Arya. "Terlalu pahit sepertinya," ujar Sakti mengomentari pesanan kopi Arya. "Sudah biasa, bahkan hidup pun terasa lebih pahit untuk di jalani." Arya merogoh saku celananya mengeluarkan gawainya.
1059.6K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as ikhlas coffee
Show Reviews (36)
Read
+Library
me_Nanda
Terkadang cinta memang tdk memandang 'status',tapi status tsb yg sering membuat cinta menjadi 'jurang' bagi sebagian pasangan.Semoga Sakti bisa menjadikan 'jurang yg curam' terlihat menjadi 'jurang yg landai' dan bisa meyakinkan sekitarnya kalau Gendis memang yg terbaik utk Sakti
Enisensi Klara
Semoga lancar ya mas jambang niat baiknya untuk melamar Gendis , tapi kok pak satyo sangat mencurigakan ya gerak gerik nya ,jangan sampai dia penghalang terbesar hubungan Sakti dan Gendis #jangan ada konflik besar ya makk Chida ##piss##
Read All Reviews
Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Mistake in Love (Bahasa Indonesia)

Pria berkemeja batik itu mendekati Sun Woo. "Pak Sun Woo?" tebaknya. "Duduklah." Cafe saat itu tidak ramai, hanya mereka berdua di kursi meja untuk dua orang. "Ini?" Sang wartawan Chun Hak bertanya menunjuk cangkir di hadapannya. "Kopi pahit." "Kopi pahit one please!" Chun Hak berteriak ke penjaga cafe, satu-satunya yang ada disitu. Penjaga cafe mengangguk, bergerak membuatkan permintaan sang wartawan.
1010.2K viewsOngoingAdded to Library 224 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Touch You

Touch You

Hening tak ada suara yang menyela. Saling menatap satu sama lain dengan dua cangkir kopi berpasangan di depannya. Asap mengepul di udara. Aroma 'Cup of Excellence' nikmat menari-nari di dalam lubang hidung. Dua pasang cangkir kristal kini menjadi pusat pandangan semua orang yang ada di dalam ruangan. Pria dengan kumis tebal berwarna pekat yang merata di bawah hidungnya dengan janggut tipis yang menutupi dagu lancipnya itu benar-benar menyambut kedatangan tamunya dengan super duper mewah. Memang hanya dua cangkir kopi hasil lelang oleh coffee roaster dari Different Coffee Co, namun siapa sangka jika hanya ada 15 gelas saja di London. Dua ada di tangan Profesor Lim untuk menyambut kedatangan A
9.935.4K viewsCompletedAdded to Library 991 Times as ikhlas coffee
Show Reviews (82)
Read
+Library
Utsukushii-San
Wah gila, aku langsung hanyut sama sifat ambis Alexa, jadi pen gitu juga😂 Ah canda ah😂 Yang lebih penting, penggambaran lewat narasinya keren, Thor! Berasa lagi ada di tempat mewah beneran aku😂 Semangat lanjutinnya!
Authoring
Kalo sepuluh atau seratus star, bakalan Audi kasih, kak. Jujur, dari awal blurb itu emosi banget. Kena feelingnya sampe ke pembaca sama penulisnya😚😆 Dan juga narasinya cantik bangettttt. Audi syukaaaaa sama ceritanya. Semangat, kak.
Read All Reviews
DALAM DEKAPAN WANITA MALAM

DALAM DEKAPAN WANITA MALAM

Keyra. Mereka memesan kopi robusta dan camilan khas di kafe lereng merapi itu, pisang goreng dan roti bakar selai kacang. Karyawan kafe itu tampak ramah, sesekali mengajak Damar berbasa-basi ringan. “Pak Damar tumben ke sini padahal bukan awal bulan?” Karyawati cantik yang mengenakan hijab itu bertanya. Senyumnya dibuat semanis mungkin.
9.914.3K viewsOngoingAdded to Library 427 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

Pelayan mengangguk hormat dan segera berlalu menyiapkan pesanan. “Tidak memesan kudapan, Nyonya?” tanya Pak Burhan lembut. “Cemilan di sini enak-enak semua. Saya berani jamin itu.” Tante Clarrisa tersenyum malu. Ia percaya dengan perkataan Pak Burhan. Jeng Ries sudah memberi tahu kalau coffee shop yang mereka tuju adalah milik Pak Burhan sendiri.
1021.3K viewsOngoingAdded to Library 574 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Cinta Terlarang Sang Mafia

Cinta Terlarang Sang Mafia

"Ok, Isabella. Apa boleh kita mulai sekarang?" Isabella tersenyum gugup, "Oh iya boleh." Brian tampak menggulung lengan kemejanya setengah sebelum mengambil toples berisi biji kopi berwarna coklat gelap. "Ini biji kopi Arabika. Biji kopi Arabika sering dipakai untuk membuat espresso karena rasanya lebih kompleks dan aromatik." Isabella menganggukan kepalanya. "Oh, begitu. Apa buat espresso hanya bisa pakai biji kopi Arabika?" tanya Isabella yang penasaran.
963 viewsOngoingAdded to Library 35 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Tapi dia tidak memiliki aura. "Pagi," jawab Arka singkat, meletakkan tas kerjanya. "Kopi Bapak sudah siap di meja. Black coffee, tanpa gula, suhu 85 derajat Celcius, menggunakan biji kopi Arabika Gayo. Sesuai instruksi Bu Bella," lapor Nana dengan suara yang jelas dan tegas, namun monoton. Arka melirik cangkir di mejanya. Uap tipis mengepul.
13.8K viewsCompletedAdded to Library 496 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Ternyata Kaya Tujuh Turunan

“Akh…” Narendra tidak dapat menahan desah penuh kepuasan ketika menyesap kopi Jamaican Blue Mountain Coffee-nya. Satu-satunya hal yang dirindukan sejak seminggu lalu memutuskan untuk menjadi orang biasa adalah berbagai hal dengan kualitas terbaik yang biasa selalu menemaninya. Hal-hal yang dulu dia pikir biasa tetapi ternyata itu adalah hal yang luar biasa. Kopi ini contohnya. Sekarang dia baru percaya kualitas hampir selalu ditentukan oleh harga.
9.31.7M viewsCompletedAdded to Library 68.2K Times as ikhlas coffee
Show Reviews (379)
Read
+Library
Serenity
hai~ terima kasih untuk yang kemarin udah ikutan Live Comment di Faceb00k, yaaa~ oh iya, aku udah umumin pemenang GA di fanpage faceb00k, ya (search: GoodNovel ID - Ternyata Kaya Tujuh Turunan). untuk pemenang langsung tinggalin ID GoodNovel kamu di kolom komentar, ya! sayang kalian banyak-banyak
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Read All Reviews
Jangan Berhenti Mencintaiku!

Jangan Berhenti Mencintaiku!

Ia harus hemat. Hampir putus asa, Dilla berjalan menyusuri sebuah area komersial baru yang cukup asri, agak jauh dari pusat keramaian. Di sana, ia melihat sebuah kafe yang baru saja akan dibuka. Arsitekturnya minimalis dengan sentuhan kayu hangat dan tanaman hijau yang rimbun. Di pintunya tertempel kertas: "Dibutuhkan Barista & Server. Walk-in Interview."
10436 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Kafan Hitam

Kafan Hitam

Seperti kepanasan, padahal udara dingin sisa hujan masih terasa. “Kenapa Kang Ilham ada di luar?” Rojali yang pertama kali bicara. “Bukannya tadi kita sedang ngobrol?” “Saya baru saja datang,” jelas Ilham. Tangannya cekatan mengambil termos. kemudian menuangkan isinya ke beberapa gelas yang sudah dituangi bubuk kopi dan gula. “Jadi yang kita ajak bicara tadi itu siapa?” Reza akhirnya bicara. Pandangannya teralih sekilas pada Ki Udin. Kakek tua itu sudah lelap dalam tidurnya.
9.774.9K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as ikhlas coffee
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status