MANTAN WITH BENEFIT
Aku lihat Sage masih di telepon, dia lambaikan tangan saat aku mau mengambil kopi, tapi dia langsung mendorong aku balik duduk.
Satu menit kemudian, dia datang bawa lima gelas kecil. “Nih. Kita mulai dari yang dasar. Ada cappuccino, latte, mocha, americano, sama kopi hitam. Aku penasaran kamu lebih suka yang mana. Jadi, kasih tahu ya, Khalisa versi baru ini sukanya yang mana. Tapi …” Dia menyentuh tanganku. “Khalisa yang dulu juga luar biasa, lho.”
“Makasih ya, Sage.” Aku condongkan badan buat cium aroma kopi satu-satu. Wangi banget.
Hot Chapters