Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Krim Cupcake Penuh Cinta

Krim Cupcake Penuh Cinta

Perhatiannya lebih tertuju kepada kue-kue ringan yang menjadi cemilan untuk mereka saat ini. "Katakan padaku, sekarang kesibukanmu apa?" tanya ibu kandung Sandrio. "Aku sesekali datang ke toko cupcake untuk membeli kue cangkir kesukaanku. Sisanya, aku mengurus pekerjaan di kafe," kata Nala. "Oh, jadi apa kamu di kafe?" tanya ibunda. "Aku menjadi seorang pelayan di sana. Kafe yang berada di sebelah perempatan jalan pusat kota," kata Nala, memberi balasan untuk pertanyaan ibu kandung Sandrio.
729 viewsOngoingAdded to Library 15 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Hasrat Cinta Sang Pilot

Hasrat Cinta Sang Pilot

“Sorry, sorry. Habisan nih, ada aja yang mesti gue handle. Nggak lama, kok.” “Gue di Despresso Coffee sekarang. Gue tunggu di sini, ya.” “Lima belas menit, okay? Gue bakalan nyusulin lo ke sana.” “Oke.” Usai mengakhiri panggilannya, Krisna melangkah menuju barisan antrian untuk memesan segelas kopi dingin. Cuaca Jakarta hari itu terlihat sangat cerah dan panas menyengat. Setelah mendapatkan kopinya, Krisna berjalan menuju salah satu meja kosong yang ada di kedai kopi tersebut.
1014.6K viewsCompletedAdded to Library 466 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Apa lagi ia didorong oleh lelaki sempurna sepertiku memasuki coffe shop ternama ini. Untuk meluluhkan hatinya, aku memesan dua cangkir Hojicha, yaitu latte mewah dengan flush pertama dari Kyoto, berukuran medium seharga 500 Yen. Dengan camilan burger kedelai yang luar biasa lezat.
10166.8K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as ikhlas coffee
Read
+Library
BODYGUARD KESAYANGAN

BODYGUARD KESAYANGAN

“Seperti air kolam kena lumut tidak pernah dibersihkan.” “Ini namanya green tea, Pak, teh hijau gitu. Biasanya, sih, bodyguard Aya yang dulu sukanya mereka pesen black coffe. Kan, lakik banget kesannya, jadi maskulin energynya keluar. Nah, Bapak mau coba yang ini juga atau yang ini?” Putri Cahaya memberikan dua pilihan antara black coffe atau green tea. “Atau keduanya juga boleh, Pak.”
106.5K viewsCompletedAdded to Library 188 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Ya, kafe yang Daisha bangun itu berfokus pada kenyamanan. Tata letak yang baik, dengan aliran yang memadai, serta pencahayaan yang apik mendukung suasana menyenangkan untuk bekerja, membaca, atau sekadar bersantai. Itu semua terunggah di media sosial Coffee U yang Daisha cantumkan di bio profil akun pribadinya. Pada postingan itu banyak yang berkomentar: [Kapan buka, nih? Deket tempat kerja aku. Dilihat-lihat harga tiap menunya super terjangkau. Jadi gak sabar.]
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 364 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Kulepas Kau Dengan Ikhlas

Kulepas Kau Dengan Ikhlas

ucapku menjawab ibu. 💔💔💔💔 Pertemuan dengan Lusi yang tak sengaja, dia seorang pelayan cafe tempat pertemuan dengan klien perusahaan. Dia cantik, ramah, dan ah, kenapa selalu tertarik pada orang yang baru kutemui. Seringnya makan di cafe, membuat semakin terpesona oleh kecantikan Lusi. Langsung saja ku beranikan diri kenalan, dan minta nomor telepon, dengan sedikit gombalan nomor pun langsung ku dapatkan.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
FALLING IN LOVE WITH MY ASSISTANT

FALLING IN LOVE WITH MY ASSISTANT

"Jangan deket-deket!" Keduanya memasuki coffee shop yang tampak lengang, maklum saat itu sudah usai jam makan siang, pun belum memasuki waktu untuk coffee break. Dari sekitar 10 meja yang ada, hanya dua meja yang terisi, hingga Evan dan Hana bisa memilih meja mana pun dengan leluasa. “Kamu duduk aja, biar aku yang pesen.” “Ice Americano, single origin, Mandailing, less sugar, sama choco lava.” Hana mengucapkan pesanannya dengan lancar karena tak terhitung berapa kali ia mengunjungi coffee shop itu.
9.437.2K viewsCompletedAdded to Library 818 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Menikah Karena Visa

Menikah Karena Visa

Aroma wangi kayu manis dan madu langsung menyambut mereka saat masuk ke dalam. “Tempat ini terkenal dengan teh madu dan muffin labunya,” jelas Daniel sambil menarik kursi untuk Elena. “Wajib coba.” “Terakhir aku ke kafe… kayaknya pas ulang tahunku lima bulan yang lalu,” gumam Elena sambil menatap menu yang digantung di atas meja kasir. Daniel pura-pura kaget. “Lima bulan? Astaga, itu pelanggaran internasional. Orang secantik kamu nggak boleh puasa teh madu selama itu.”
102.4K viewsCompletedAdded to Library 70 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Cursed : Kutukan Kembar Tampan Season 1-2

Semua pernik cokelat hitam dan putih berpadu ciamik dengan hijaunya tanaman hias hidup beraneka jenis di tiap sudut. Papan menu yang didisain seperti buku kayu tipis juga menarik pandang Emily, yang masih menimbang-nimbang kopi apa yang paling diinginkannya untuk menghangatkan pagi ini. "Maaf, Nona. Selamat pagi dan selamat datang di M's Brew Evertown, Anda mau pesan a.." sapa Sang Pemuda Barista 'on duty' ramah, namun tetiba berhenti sejenak, seakan ia sedikit terkejut melihat sekilas Sang Pelanggan pertama pagi ini.
1031.4K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as ikhlas coffee
Read
+Library
The Lost Mafia

The Lost Mafia

Kulihat Ayahku mengedipkan sebelah matanya padaku, kubalas dengan acungan kedua ibu jariku. “Profesor, minggu lalu ibuku membeli Black Ivory Cofee, kudengar kopinya sangat harum dan enak, maukah kau minum kopi bersamaku?” ajakku ragu-ragu. Black Ivory Cofee adalah kopi yang dinobatkan paling mahal didunia, biasanya ayahku hanya menyajikannya jika ada tamu-tamu penting yang mengunjungi rumahku. “Aku tidak memaksamu, jika kau ada urusan—“ aku sudah pasrah akan ditolak oleh Adrius.
109.4K viewsCompletedAdded to Library 236 Times as ikhlas coffee
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status