Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ISTRI YANG KUSIA-SIAKAN

ISTRI YANG KUSIA-SIAKAN

Kami lantas turun dan menikmati indahnya suasana malam di taman kota. Puas bercanda dan bertukar pikiran, aku memutuskan untuk pulang setelah mengantar Ela ke rumahnya. Ela adalah anak bungsu dari tiga saudara, orang tuanya tinggal di luar kota. Sedang Ela hidup mandiri disini dan bekerja sebagai staff karyawan di kantor. Ela menciumku, sebelum akhirnya ia turun dari mobil. Dia melambaikan tangannya sampai mobilku keluar dari halaman rumahnya.
5.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Pena Ajaib

Pena Ajaib

tanya Bintang pada pemilik warung saat dirinya tidak melihat adanya Ocin “Toilet Den,” jawab bapak pemilik warung lantas kembali masuk ke dalam. “Cie... baru bertemu tadi pagi, sudah kangen saja sama si Babu,” ledek Toni. “Sembarangan! Gue takutnya dia balik lagi ke rumah atau nekat masuk kelas,” terka Bintang kemudian mulai menyantap sarapannya.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Om, Nikah, Yuk!

Om, Nikah, Yuk!

@Zaiban. Zaiban : Pangestu, @Kak Liana. Liana : Iraha bade mudik? Zaiban : Tiga hari sebelum lebaran. Liana : Oke. Kita ketemu di rumah Om Aldi. Hari kedua lebaran. Zaiban ; Siap! Calvin : Om Aldi itu, siapa? Liama : Adik bungsu ibuku, @Calvin. Calvin : Dia kenal sama Zaiban?
102.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Kau tidak seharusnya ada di sini. Anak itu adalah milikku.” Lila mundur ketakutan, memeluk Arga lebih erat. “Siapa kau? Apa yang kau inginkan?” Wanita itu melangkah mendekat, tubuhnya tampak melayang di atas tanah. “Aku adalah salah satu dari mereka yang kau tinggalkan. Aku adalah tumbal yang kau abaikan. Sekarang, aku datang untuk mengambil hakku.” Tumbal Purnama
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
1095 Days!

1095 Days!

tanya Naira. “Udah.” Perlahan-lahan Naira segera membuka matanya dengan tersenyum manis. Bi Inah yang kebetulan berjalan pun melihat mereka berdua lalu terkekeh. Gibran mengisyaratkan dengan jari telunjuk yang ditempelkannya di bibir agar Bi Inah tidak berisik. “Maaf sudah membuatmu menunggu lama, Tuan putri.”
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
RESTU

RESTU

echan baku hantam oi jangan lama lamain @Al_oemah eh gw lpar @go_dzilla makan Lah @ca_cangtip yah emang harus makan zilla yakali dia kudu dangdut an @Dina_Dino udah udah bye saja @mi_istri.echan oi kalian udah tau belum suami gue CB huwaa echan tambah cakep aja @Yo_yos mulai nih mulai @Al_oemah dhlh gw mo ngebo @ca_cangtip mimpi indah jangan lupa mimpiin caca yg manis ini @mi_istri.echan pengen julid ih @Yo_yos bye bye jumpa lagi @Al_oemah
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Bisa Melahirkan Anak Laki-Laki

Istri yang Tak Bisa Melahirkan Anak Laki-Laki

ucap Ilana, yang berhasil membuat Alana kaget. "Siapa?" tanya Liana. Ilana mengatakan jika Melani adalah Tante cantik yang ia lihat dalam mimpinya. Walaupun cantik, gadis kecil itu tidak menyukainya karena sudah berbuat jahat kepada Alana. Alana tersenyum getir. Ternyata mimpi Ilana dahulu benar-benar sebuah petunjuk. Kevin duduk di lantai tepat di hadapan kedua putrinya. "Jadi, kenapa cantik-cantiknya Papi ini belum bobo?"
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

Tiba-tiba Tante Della pun datang menghampiri Mihran yang sedang dilanda kebingungan, kecemasan memikirkan nasib Eliza dan bayi yang dikandungnya. "Mihran, ada apa sih? Kok kamu nangis?" tanya Della. Della dan Mihran akhirnya duduk di sebuah kursi tunggu. Di sana, akhirnya Mihran mengungkapkan semuanya. "Tante kok ada di sini?" tanya Mihran. "Iya, Tante penasaran dengan hasil labnya Eliza, makanya Tante ke sini mau tanya langsung sama Ferry. Apa hasilnya, Mihran?" tanya Della.
5.58.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Lusia

Lusia

Lusia menjentikann jarinya, setelah berpikir keras akhirnya ia menemukan padanan kata yang tepat. “Dia mengabaikanku, itu tepatnya.” Eliona mengangguk, ia mencerna situasi sebelum memberikan saran. Yah setidaknya, Eliona adalah tipikal orang yang berpikir terlebih dahulu sebelum berbicara.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
CINTA DAN TUANNYA

CINTA DAN TUANNYA

jawab Jia He tanpa menoleh. Setelah beberapa menit menunggu yang terasa seperti berjam-jam, akhirnya layar berkedip. "Aku berhasil! Ini identitas pelakunya!" seru Jia He, dan Edward langsung mendekat. "Siapa dia?" tanya Edward, matanya tajam penuh harap. "Seseorang yang dikenal di dunia malam. Namanya Mark. Dia sering berurusan dengan banyak wanita," jelas Jia He.
109.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 390 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status