Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GRACIAGAVINO

GRACIAGAVINO

balas Gavin membuyarkan lamunannya dan beralih mengikuti Cia "Bang Alan" teriak Cia "lihat nih gue bawa adek Lo"teriak Cia bersemangat, "Siapa" balas seseorang keluar dari sebuah ruangan menghampiri Cia. "Eh bang Bian" kata Gavin sambil bersalaman ala laki-laki gitu tau lah kan. Oh ya nama Alan itu adalah Alandra Biantara. Pangilan Alan cuma Cia seorang yang mengunakan itu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Otak dari semua rencana untuk merebut hak Hagan atas harta Orlando adalah Naura. "Kau tidak curiga mengapa kita tak pernah bertemu?" Naura menjambak rambut Liara. Menata dengan sorot kebencian. Anjani Naura. Ibu tiri Hagan, istri dari Orlando, ibu tiri dari Redrick itu adalah ibu kandung Liara. Anjani lebih dulu mengetahui pernikahan Hagan dan Liara dari siapa pun. Orang yang wanita itu bayar menunjukkan foto Liara dan Anjani langsung bisa mengenalinya.
9.534.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 837 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
720 Jam

720 Jam

"Tata sama mas Habib..." See you next part 👋
3.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

jawab Bi Ina sungkan. “Ya , udah. Saya pesankan kesukaan Bibi, ya?” Bi Ina tersipu. Ia mengangguk mengiakannya. Sebagai seorang asisten yang sudah lama dikenalnya, Rain sedikit banyak tahu kebiasaan dan kesukaan asisten rumah tangganya itu. “Emang Bi Ina suka makan apa?” “Teri jengkol sama sambal, Neng.” Bi Ina terkekeh malu-malu.
9.714.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 333 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Kelana Nirbatas

Kelana Nirbatas

Niskala yang merupakan orang asing di sana, tak henti-hentinya berkata bahwa ia berharap bisa satu kelompok dengan salah satu dari mereka. Keasyikan yang terus berjalan, mendadak dihentikan karena suara panggilan dari seseorang. Koh Banar memanggil salah satu dari mereka dari kejauhan. Pria yang masih memakai topi yang sama itu datang menghampiri gazebo tua, ia membawa beberapa ikat kelapa muda yang sepertinya baru saja ia petik dari pohon-pohon kelapa yang tak jauh dari kedainya. “Neng, ni dah siap, motornya mana?” tanya Koh Banar. Ia yang telah sampai di gazebo tua langsung bergegas mengajak bicara seseorang di sana, yang tak lain adalah Shania.
9.93.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
KINASIH

KINASIH

Wanita itu seakan dengan sengaja membuka kembali, lembaran usang yang telah koyak dan mencabiknya ulang. "Aku bahagia, As. Karena perempuan gila itu mati, menyusul Dedi si penghianat!" seru Mariana dengan tawa melengking dan sorak sorai yang menggema dalam ruangan. Asih menghela napas, diam-diam mengepalkan kedua tangannya dan memejamkan mata. Mencoba meredam bising di kepala juga hatinya. Sementara itu, nun jauh di perkampungan yang asri, Jubaedah duduk berdua dengan Yatmi di teras rumah. Mereka menunggu Jatmiko yang rencananya akan pulang hari ini.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 29 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Pembalasan Menantu Terkuat

Pembalasan Menantu Terkuat

ujar Alana setelah melepaskan pelukannya. Bizar malah tergelak. “Itulah Lana, Bara. Sekali bersuara bikin sakit perut,” kekeh Bizar. “Lana, Ben kenalin ya walaupun udah kenal. Ini Ainel calon istri abang kalian, ini bu Aisah ibunya Bara, dan ini ponakan kalian yang lucu-lucu Tama, Rikel dan Alma,” ujar bu Nania memperkenalkan semuanya kepada Alana dan Ben.
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 586 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Menantu Sampah Itu Adalah Lord Tertinggi

Menantu Sampah Itu Adalah Lord Tertinggi

Dilan mengambil kartu itu dengan santai sebelum akhirnya berkata, "Sekarang kau boleh pergi. Aku akan menghubungimu lagi ketika aku membutuhkan bantuan." Bastian kemudian memberikan anggukan setuju sebelum akhirnya pergi meninggalkan rumah. Setelahnya, Dilan bertanya, "Siapa namamu?" Dia bertanya pada cincin yang saat ini telah terhubung langsung ke saraf otaknya. Ini adalah teknologi canggih yang menjadi penghubung antara Dilan dan pemerintah. [Saya adalah R13, Lord Tertinggi!]
8.436.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 805 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Jodoh di Tangan Mama

Jodoh di Tangan Mama

tambah Ilana yang sepertinya tak tahu kalau seandainya Athalia bisa menutup mulutnya dengan tirai kediaman Tanaka yang lebar-lebar itu, maka Athalia mungkin akan melakukannya. “Pasti keasyikan ngobrol sama si Abang ya?” lanjut Ilana lagi, kali ini sambil cengar-cengir. “Aku seneng deh, Bang Asa jadi banyak ngobrol sama manusia.” Kali ini Athalia mulai bisa menguasai rasa malunya dan ikut tertawa bersama Ilana. “Emang selama ini dia banyaknya ngobrol sama apa?”
4.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Belaian Hangat Om Bastian

Belaian Hangat Om Bastian

Namun, Naira memiliki cara sendiri. Naira menyibukkan diri dengan makan kue ulang tahun sambil melihat-lihat postingan di beranda akun sosial medianya. "Naira, Om Tian ini seorang pebisnis sukses. Kamu tau perusahaan Zilong E-first, kan? Nah, itu punya Om Tian." Elvita berbicara ke putrinya. Sambil melihat-lihat beberapa foto di sosial media, Naira bertanya, "Terus?"
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai ilan tobianah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status