Kelana Nirbatas
Niskala yang merupakan orang asing di sana, tak henti-hentinya berkata bahwa ia berharap bisa satu kelompok dengan salah satu dari mereka.
Keasyikan yang terus berjalan, mendadak dihentikan karena suara panggilan dari seseorang. Koh Banar memanggil salah satu dari mereka dari kejauhan. Pria yang masih memakai topi yang sama itu datang menghampiri gazebo tua, ia membawa beberapa ikat kelapa muda yang sepertinya baru saja ia petik dari pohon-pohon kelapa yang tak jauh dari kedainya.
“Neng, ni dah siap, motornya mana?” tanya Koh Banar. Ia yang telah sampai di gazebo tua langsung bergegas mengajak bicara seseorang di sana, yang tak lain adalah Shania.
Bab Populer