Kabur Saat Masa Iddah
“Ya, Nai. Maaf jika harus mengakui ini padamu. Mamamu adalah istri kedua, adik madu dari Tante Malya. Jika kamu ingin menyebut tanteku lagi sebagai perebut dan perusak kebahagiaan kalian, mungkin sebaiknya hinaan itu ditujukan untuk mamamu, Nyonya Maura.”
“Kamu belum mau kuantar pulang?” Jonathan bertanya padaku sambil menyodorkan segelas teh manis. Aku menerimanya tanpa mengucap terimakasih, pertanyaannya kusambut dengan gelengan, lalu menyereput es teh pemberiannya. Karena kami belum ada tujuan, Jonathan membawaku bersinggah di sebuah kedai. Entah kenapa meski Mama sudah menghubungiku berkali-kali, aku belum mau pulang.
“Kamu yakin tidak mau makan sesuatu?” Jonathan menawarkan sambil melah
Bab Populer