Kamu Milikku
"Aku bertemu secara langsung dengan anak itu siang tadi, begitu melihatnya, aku tidak bisa menghindari perasaanku yang ingin bertemu denganmu. Biar bagaimana pun, anak itu adalah darah dagingmu juga."
Hamza semakin bingung. Namun dia juga geram dengan penjelasan yang tidak pasti itu. "Cepat katakan yang sebenarnya, jangan berbelit-belit!"
"Anak yang kukandung dulu tidak pernah kubuang, Hamza," aku Ayesha dengan penuh penyesalan. "Anak itu aku berikan pada ...!"
Ayesha belum selesai bicara. Namun Hamza sudah berdiri, memotong pembicaraan wanita di depannya lalu menunjukkan keberingasannya.