Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Terapi Psikologis Khusus

Terapi Psikologis Khusus

Namaku, Nina Hayes. Belakangan ini, tekanan yang seperti gunung menindihku, membuatku sulit bernapas dan insomnia menjadi hal biasa. Segala cara sudah kucoba, mulai dari masker uap untuk mata hingga minyak aromaterapi, semuanya tidak berhasil. Tidur yang tidak berkualitas membuat prestasi akademikku mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Akhirnya, sahabatku Zara Lopez yang paling bisa diandalkan menyarankan seorang psikolog.
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai insomnia nolan
Baca
+Pustaka
Istri Kedua Dosen Dingin

Istri Kedua Dosen Dingin

"Hah? Apa?" Sedotan yang di mulut Lala berasa menusuk ke langit-langit mulut. Dia langsung terbatuk-batuk, akibat tersendak soda. 'Kenapa Nolan bisa berpikiran seorang diri itu? Apa dia sudah tahu rahasia aku?' batin Lala. "Lo kenapa, La?" tanya Nolan. Dia langsung menghadap ke arah Lala.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai insomnia nolan
Baca
+Pustaka
Menikah Demi Hak Asuh

Menikah Demi Hak Asuh

Dia mengalami kesulitan tidur setelah pertemuannya dengan Nathan dan kembali mengonsumsi obat penenang agar dirinya bisa tidur dengan nyenyak. Sayangnya, dirinya malah terjebak dalam mimpi masa lalu dan tidak bisa terbangun lebih cepat meski dirinya ingin bangun. Beberapa tahun yang lalu … “Alona ...!” teriak teman kampusnya. “Kenapa kamu berteriak seperti itu?” tanya Alona heran pada temannya itu.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai insomnia nolan
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menikmati

Diam-Diam Menikmati

Nolan adalah orang yang patuh pada perintah Russel, dan selama ini ia tidak menunjukkan celah untuk dimanfaatkan. Tiba-tiba, ide muncul di benak Luna. Ia menoleh ke arah Nolan, yang sedang sibuk memeriksa ponselnya. "Nolan," panggil Luna, suaranya cukup keras untuk menarik perhatian pria itu. Nolan segera menoleh, matanya penuh kewaspadaan. "Ada yang bisa saya bantu, Nona?" Luna tersenyum tipis, mencoba terlihat santai. "Aku merasa sedikit pusing. Apa kau bisa membelikanku obat sakit kepala di apotek terdekat?"
9.9115.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai insomnia nolan
Baca
+Pustaka
Nikah Kilat: Terjebak Pesona Tuan Muda Posesif

Nikah Kilat: Terjebak Pesona Tuan Muda Posesif

Hampir semua halaman dipenuhi istilah medis yang asing—kecuali satu catatan ringkas yang langsung menyita perhatiannya: “Pasien mengalami insomnia kronis. Diperlukan konsumsi obat rutin sebelum tidur. Disarankan tidur dalam pencahayaan cukup terang.” Alina tertegun. Ingatannya langsung melayang ke malam-malam sebelumnya dimana Gallen tidak bisa tidur dalam kondisi gelap. Lalu, dua botol obat yang pernah ia temukan di laci meja Gallen. Jika salah satunya adalah obat maag. Maka botol yang lain itu adalah obat tidur?
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai insomnia nolan
Baca
+Pustaka
Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Jadi, Ryan juga harus menyesuaikan resepnya, membantunya membuat obat penenang yang membantu tidur. "Oh? Kamu kenapa? Nggak enak badan?" tanya Hanum dengan terkejut. "Akhir-akhir ini sering insomnia," jawab Xamira. "Begitu ya!" Hanum tersenyum setengah percaya, lalu berkata, "Insomnia memang menyiksa, aku juga kadang mengalaminya. Kalau begitu, Ryan, sekalian saja kamu buatkan aku resep juga." Hanum menatap Ryan dengan penuh makna. Bibir merahnya sedikit terangkat, mata indahnya memancarkan sorot tajam.
10108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai insomnia nolan
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Hingga dia melihat siluet orangtunya mulai mengabur dari pandangannya. Hingga Reviline bangkit dari posisi tidurnya dengan napas yang terengah-engah. Kepalanya teramat sakit membuat peluh ditubuhnya berjatuhan membasahi tempat tidur. Dengan cepat tangan kekarnya meraih kotak aspirin yang terletak didalam laci dekat tempat tidurnya. Memilih meneguknya beberapa butir berharap bisa menetralisir sakit dikepalanya.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai insomnia nolan
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang Miliarder

Istri Kontrak Sang Miliarder

"Jadi susah banget buat memejamkan mata." "Kamu?" Tanyanya balik. Nesa menggeleng pelan. "Belakangan ini, insomnia akut ku kumat lagi." "Bukan belakang hari Nesa, tapi emang setiap hari," elak Megan. "Menurutmu karena siapa?" Sindir Nesa sambil cengengesan. Megan terkekeh pelan. "Karena aku?" "Ya." Nesa menghela napas lega. "Selama kamu menghilang, hampir setiap hari kami kesana-kemari mencarimu dan bergadang pada malam hari, memikirkan kemungkinan kemana kamu pergi."
1013.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 362 kali sebagai insomnia nolan
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
LazuardiBianca
Bagi pembaca setia, stay tune terus ya ... karena cerita ini akan segera menuju akhir dan nantikan karya-karya Bian selanjutnya. Pssttt ... sedikit bocoran nih, bakal ada sequel dari cerita ini di karya selanjutnya. Jangan sampai ketinggalan ya ...
Farla
Keren K'Bian, kangen banget! Udah lama nggak baca karya kakak sejak menghilang dari Wat*pad. Bahasanya bagus, alurnya teratur dan yang paling keren tuh berasa lagi nonton drakor. Ada kala sweet, sedih plus lucu. Jjang .........
Baca Semua Ulasan
Istri Kesayangan CEO

Istri Kesayangan CEO

Kalau Shane tidak terhipnotis dan sengaja membebaskan Rainie, tapi mengapa Rainie begitu percaya diri bahwa hipnotisnya pasti bekerja? “Sebenarnya ini cuma kebetulan saja! Aku dari dulu memang menderita insomnia. Awalnya gara-gara sibuk kerja dan pola tidur nggak teratur, makanya aku jadi susah tidur dan gampang terbangun. Obat tidur pun sudah nggak mempan. Habis itu aku berobat ke banyak dokter sampai cari dokter spesialis tidur. Awalnya berguna, aku bisa tidur lebih lama. Tapi lama kelamaan aku mulai kebal sama obatnya, atau mungkin memang secara alam bawah sadar aku menolak, dan malah jadi makin susah tidur. Sewaktu masih ada Nathan, tidurku lumayan membaik. Tapi akhir-akhir ini ….”
9.12.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106.7K kali sebagai insomnia nolan
Tampilkan Ulasan (465)
Baca
+Pustaka
May Vira
alur cerita nya bagus, karakter tokoh dalam ceritanya juga jelas, tiap bab ceritanya selalu ada hal yang baru dan tidak bertele-tele dan juga tidak membosankan pembacanya. Bikin penasaran untuk menantikan kelanjutan ceritanya. Bravo buat penulisnya dan tetap semangat untuk terus berkarya.........
Yuni Anticha
menunggu cerita saat yuna hamil anak brandon lama betul dah.. kapan bahagianya ... terlalu banyak musuh dari cecil, sharon , valerie, istrinya siaoa itu yg anakny kena alergi... kebanyakan musuh jadi monoton ceritanya.. cerita awalnya udah baguss.. tapi ujungnya terlalu banyak musuh jadi monoton
Baca Semua Ulasan
Rayuan Desa Wanita

Rayuan Desa Wanita

"Kau tidak bisa memejamkan mata lebih dari dua jam setiap malamnya." Nadia menelan ludah. Ia memundurkan kakinya setengah langkah secara refleks. "Kau mengidap insomnia kronis stadium lanjut," diagnosis Leo dengan volume suara yang bisa didengar semua orang. "Itu... itu bukan urusanmu!" bantah Nadia. Suaranya mulai kehilangan ketegasan. "Cara berjalanmu juga sangat kaku," lanjut Leo membedah kelemahan fisik wanita itu tanpa ampun. "Ada peradangan di sekitar saraf tulang ekormu."
1027.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 593 kali sebagai insomnia nolan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status