Dear Allah
Arga yang peka keadaan tanpa basa basi mencari handuk kering untuk menghangatkan tubuhnya dan mencari kotak P3K.
Selang beberapa menit, Arga bertanya menyuruh Yura untuk mengganti pakaian. Sementara itu Arga keluar dari kamar, bersender di depan pintu, mengusap wajahnya. Merasa berdosa pada sang pencipta, seharusnya dia menjaga pandangannya, menghapus rasa cinta yang tak seharusnya di sampan hingga detik ini juga dan datang ke apartemen Yura adalah hal yang bodoh. Bagaimana bisa, seorang Arga yang pandai agama, tidak bisa berpikir secara sehat menurut pandangan agama islam? Mendatangi wanita di tempat tertutup bukan tempat terbuka, dan hanya berdua saja?
Hot Chapters