Bara Dendam Sang Prabu Boko
Hatinya bergetar hebat, tercekik oleh kesetiaan ganda yang harus diembannya.
Setelah menempuh perjalanan yang hening dan cukup panjang di bawah naungan bintang-bintang, rombongan kereta kencana tersebut akhirnya memasuki gerbang megah Istana Manguntur, sebuah pesanggrahan kuno yang jarang digunakan. Namun, suasana di dalamnya segera berubah drastis dari dugaan siapa pun. Sekar, istri dari Mahamenteri Hino, Mahesa Seta, telah menyulap istana pesanggrahan itu menjadi sebuah arena pesta yang meriah tiada tara. Seratus obor api menerangi setiap sudut, memancarkan cahaya jingga keemasan yang menari-nari. Alunan gamelan, ditabuh dengan irama kebo giro yang bertalu-talu penuh semangat, memenuhi set
الفصول الرائجة