Dokter, Sentuh Aku Lagi
“Belum. Tapi kalau sampai stres, atau terlalu banyak aktivitas, bisa bahaya. Janin itu bertahan, tapi ibunya rapuh. Bed rest total. Minimal tiga minggu.”
Avrisha menghela napas panjang, menunduk, menatap jemarinya yang saling menggenggam. “Tuhan ... syukurlah.” Lalu matanya menatap ke layar, tersenyum samar. “Anakku kuat banget.”
Elvareno memperhatikan wajah itu, wajah yang dulu ia cium setiap pagi sebelum semuanya berakhir. Ia tahu senyum itu menutupi gejolak dalam dada.