Jerat Cinta Pria Pertama
Harris menjawab panggilan itu, sementara istrinya masih meringkuk tertidur lena dalam dekapannya.
“Iya Ma.”
(Is kemana ni? Dari pagi ponsel off, Is oke tak?)
“Is okelah Ma, jangan risau, besok pagi Is balik, tadi sibuk dengan klien, batre ponsel habis, ini baru bisa dicas.”
(Is dekat mana sekarang? kami semua risau tau, Safina dari pagi lagi dah tanya Is di mana?)
Harris berdecak kecil, kenapa saat dia ingin memberi istrinya kebahagiaan harus muncul nama itu.
Hot Chapters