SANTET KIRIMAN MADU
Kalimatnya itu menusukku tapi aku tak menyerah mencintainya.
"Mengapa kau memberiku rasa jika kau punya istri, Mas. Di saat aku jatuh cinta kamu malah menolak dengan dalih beristri," cecarku sedih.
"Aku juga menyukaimu, jika kau bisa menerima istri dan aku maka aku akan segera menikahimu," balasnya dengan tatapan penuh harapan juga kepadaku.
"Mereka tidak masalah bagiku Mas, jika Mas telah memberitahu dengan baik mereka pasti akan mengerti dan tidak akan mengganggu kita, aku mohon Mas nikahilah aku secepatnya," desakku sehingga ia menyetujuinya.
Sikat na Kabanata