Ketika Pernikahan Diuji (Suamiku Dokter, tapi Impoten)
Bukan tidak mungkin, nantinya dia dianggap menantu sombong yang tidak pernah mau mendengar nasihat kebaikan mertua.
Sisca merasa serba salah, ingin mengatakan yang sebenarnya tentang penyakit Barta, tetapi ia takut suaminya marah.
"Mas!" Sisca mulai kesal karena suaminya hanya diam dengan pandangan kosong ke depan.
Selalu saja begitu, suaminya seperti tidak pernah menganggap pertanyaan 'kapan punya anak?' sebagai pertanyaan serius di pernikahan mereka.
Apalagi, Inggrid hanya menyudutkan Sisca, menganggap yang tidak subur itu Sisca dan yang harus menjalani pengobatan juga hanya dia.