Amplop Isi Lima Ribu
Setelah datang pinangan dari Pak Supri, orang terkaya di kampung Marpirpir, barulah mereka merasa kalau nama Tejo itu membawa keberuntungan.
"Saya ke sini niatnya mau melayat. Kalau ada kemalangan, tidak diundang pun wajib datang. Kirain di sini memang ada tangisan pilu, eh rupanya Bu Tejo sedang tertawa bahagia," ujar Bu Irma, mengusap kepalanya yang ditutupi kerudung warna hitam. Pakaiannya juga berwarna senada, khas orang-orang yang mau melayat. Hobinya hampir smaa dengan Bu Tejo, mencari gara-gara.