Lelaki Pilihan Surga
“Jadi, tidak ikut berbahagia di hari bahagia keluarga kamu sendiri, itu kamu katakan benar?”
Aara menyeringai.
“Aara, jujur, aku lelah banget selalu berdebat sama kamu!” sambung Citra.
“Ya, kamu sendiri kan, yang selalu memulai. Aku hanya menjawab, sesuai pertanyaan kamu!”
“Selalu always forever!”
Aara kembali tertawa, mendengar kalimat dongkol Citra.
“Kamu tahu kan, alasanku Cit. Itu sudah aku sampaikan ke kamu. Jadi seharusnya, ini bukan lagi sesuatu yang penting untuk dibahas panjang lebar.”
الفصول الرائجة