Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Duda Tetangga

Duda Tetangga

"Oo, kita kebetulan ketemu di sini. Aku lagi nunggu pesanan saat kamu dan Om kamu datang ke tenda pecel lele ini. Terus aku nyapa kamu, tapi kamunya malah pingsan." "Masa, sih?" "Cataplexy-mu sepertinya belum hilang ya, Ai." "Ih, Yuda. Kalau manggil aku selalu Ai. Panggilan aku tuh, Ica bukan Ai." "Yah, habis waktu SMA kan ada temen kita juga yang panggilannya Ica. Aku nggak mau ketuker aja pas manggil." "Oh iya, si Marisa Dekaban, kan? Yang orangnya centil kaya bekel." Ica dan Yuda pun tertawa mengenang teman masa SMA-nya.
108.1K viewsOngoingAdded to Library 306 Times as itte kudasai
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Seperti merasakan sakit yang sama, ketika ditinggal Ayu. Istrinya kupanggil Mbak Tiyas, orang keturunan Jawa. Badannya besar dan kesehariannya merawat kebun peninggalan suaminya. Tiyas punya seorang anak laki – laki namanya Arka. Setahuku itu bahasa Sansakerta, artinya cahaya. Memang perlakuannya seperti cahaya. Dia kalem menyambut kami. Tidak seperti anak laki – laki di kampung yang banyak gerak. Arka dengan lembut menyiapkan minuman untuk kami, membantu ibunya. Punggungnya selalu membungkuk memberi hormat pada yang tua. Senyumnya juga menenangkan.
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as itte kudasai
Read
+Library
Mas Duda Suamiku

Mas Duda Suamiku

gunjing Rena. "Oh, iya. Aku'kan belum tahu wajahnya mas duda itu, coba cek ah, dia terkenal di sini pasti!" Rena ketik nama Noah dimesin pencariannya. "Oh my God!" dia tercekik seketika, Noah yang menjadi duda rupanya lebih tampan dari sebelumnya, memang pesona duda tak ada yang bisa mengalahkan.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as itte kudasai
Read
+Library
Jadi Kuyang

Jadi Kuyang

Keringat besar-besar di pelipisnya memperjelas hal itu. "Mau ada acara syukuran Mak?" Dewi masih bingung. Memang tak pernah Maknya belanja keperluan dapur sebanyak ini. Wanita yang sebagian rambutnya sudah memutih itu mengangguk. "Cucunya Kai Mas'ah yang dari kota itu mau melamarmu besok. Sebenarnya sepulang dari pasar ini, Mak mau meneleponmu, untungnya kamu sudah pulang lebih dulu."
5.56.1K viewsOngoingAdded to Library 164 Times as itte kudasai
Read
+Library
Jodoh Kesasar

Jodoh Kesasar

Satu poin penting selain upah lumayan, di sini juga dekat dengan kosan, jadi irit bensin, atau bisa jalan kaki saja kalau sedang mode pelit. "Eeh ... Nabila udah balik ya." Sampai di kosan, Bu Santi--si Ibu kos menyanbutku. Ini aneh, biasanya rada jutek karena masih punya tunggakan. Tapi ini .... "Sini-sini!" Dia menarik lenganku, mengajakku masuk ke dalam rumahnya. Di sana ada sebuah tas besar teronggok di samping meja. "Itukan tasku," batinku heran.
101.9K viewsOngoingAdded to Library 47 Times as itte kudasai
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Ini, si Raga. Dia chat gue." Gita yang tengah mengunyah cokelatnya langsung terbatuk mendengar sebuah nama yang Amora sebutkan. Cewek itu langsung berlari menghampiri Amora dan mengambil alih ponsel itu untuk memastikan sendiri. Ternyata benar ... Itu Raga. "Gila! Ini, sih, keajaiban dunia ke delapan setelah petra di Yordania." Gita mengambil ponselnya lalu memotret pesan dari Raga.
109.2K viewsOngoingAdded to Library 192 Times as itte kudasai
Read
+Library
Karma Pedas Sang Mantan

Karma Pedas Sang Mantan

jawabnya datar, tanpa jeda. Pak Bos—yang berdarah Korea dan dikenal suka ikut nimbrung meski wajahnya selalu serius—mengangkat alis. “Kalau bukan pacaran, jangan-jangan cinta bertepuk sebelah tangan?” Lala langsung tertawa kecil. “Iya sih… vibes-nya agak-agak begitu. Salah satu dari kalian naksir tapi nggak kesampean?”
101.0K viewsOngoingAdded to Library 23 Times as itte kudasai
Read
+Library
Kelana

Kelana

Akhirnya Lana menemukan jawaban yang tepat dan mengirimkan pesannya. "Menarik juga, Mas Rei. Emang kita mau makan siang di mana?" Balas Lana mengirimkan pesannya. Terlihat Rei tengah mengetik balasannya. Gadis itu menanti dengan berdebar. "Ke Kedai Mama aja yuk, di Jalan Sirsak... Tau nggak? Di Sana mau makan Indonesian food ada, mau makan yang Ala Western juga ada... Gimana menurut kamu?"
102.5K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as itte kudasai
Read
+Library
AJISEKA

AJISEKA

ucap Ki Sawung sembari tersenyum. *** Cicit burung mengiringi langkah kecil Ajiseka, ia berangkat sendiri seperti yang telah disampaikan oleh Ki Sawung. Ajiseka menggunakan pakaian serba putih, bagian perutnya dibebat dengan ikat pinggang kain berwarna hitam dan kain putih tersemat dikepala. Langkah kakinya menyusuri jalan setapak menuju selatan. Tidak merasa dingin ketika kaki kecilnya menyambar embun yang masih memeluk mesra rerumputan. Bahkan, saat terik mentari mulai menerobos rindangnya pepohonan.
9.53.7K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as itte kudasai
Read
+Library
Disayang Duda Kaya

Disayang Duda Kaya

Pria itu segera masuk ke dalam apartemen dan menaruh tas miliknya asal. Ia segera beranjak menuju ke kamar Lila dan mengetuk pintu kamarnya. Pria yang baru saja berumur sembilan belas tahun beberapa bulan lalu itu terlihat memasang senyum lebar saat Lila membuka pintunya. “Mbak Lila, Kai laper. Mau dong dibikinin mie instan yang custom ada kuah-kuahnya gitu. Yang dibumbui sendiri. Apa tuh, Mbak namanya?”
6.8K viewsCompletedAdded to Library 183 Times as itte kudasai
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status