Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Gadis Yang Kunodai

Gadis Yang Kunodai

Kesal Dea. "Jangan suudzon, Dea." Dea mengulum senyum di balik sendoknya yang terangkat. "Habisnya aneh." Zahira tersenyum jahat. "Ayo Ma dimakan." "Ya." Bu Astuti pun mengambil lalu memakannya. "Ini asli lo dari Singapura, rasanya crispy dan nagih ayo di coba, Sarah." Sarah menggeleng. "Tidak, Non."
1010.5K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as itte kudasai
Read
+Library
Atasanku Menggodaku

Atasanku Menggodaku

Pekerjaan sekarang memberiku rasa pencapaian, jauh lebih baik daripada dulu saat aku bekerja di bagian administrasi dan harus melayani orang-orang. Oh ya, ada satu hal lagi yang membuatku senang. Yaitu tentang Kai. Akhirnya, aku tahu kenapa dia sekarang begitu rakus. Ternyata saat dia liburan ke Negara Thilan, dia bukan hanya berselingkuh, tetapi juga dipengaruhi untuk pergi ke kasino bawah tanah di Myang utara. Dia kalah lebih dari dua miliar! Sudah kalap berjudi!
18.0K viewsCompletedAdded to Library 648 Times as itte kudasai
Read
+Library
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Astaga, bagaimana bisa ia dikalahkan oleh trik murahan? Angin berhembus dengan lembut membelai kulit wajahnya. Suasana ini bukan suasana yang asing. Kesunyian ini bukan bentuk dari sebuah ketenangan. Tempat ini, tempat terindah yang paling ia takuti. Tempat yang paling ia hindari, padang bunga daisy. “Tidak pernah ada jalan keluar.” Luke menggumam. Sebenarnya ia sadar kalau ini hanyalah mimpi yang telah terbiasa bertamu saat malam menyapa, harusnya ia juga terbiasa.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as itte kudasai
Read
+Library
Duka Cita

Duka Cita

“Lo ditunggu mas Qai depan kafe lobi, buruan katanya. Dia mau rapat sama pak Pras.” “Buruan, Cit!” sambar Aldo. “Kita juga mau cabut habis ini.” “Iyaaa!” Cita langsung beranjak dan berlari menuju kafe yang berada di samping lobi kantor Metro. Melihat Qai sudah bertolak pinggang di sana, Cita segera memberi senyum ramah selebar mungkin. “Napa, Mas?” “Saya mau rapat, terus lanjut keluar kota.” Qai memutar tubuh, untuk mengambil sebuah paper bag yang ada di kursi kafe di belakangnya. “Ini, biasa. Titipan mas Nando buat kam—”
9.839.6K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as itte kudasai
Read
+Library
CAT-CH ME!

CAT-CH ME!

"Udah gue bilang, gue nggak suka beginian." Aku mengambil telapak tangan Sada dan meletakkan statue itu di sana. "Walaupun kamu nggak suka, tapi tolong disimpan. Anggap aja ini sebagai ucapan terima kasih dari aku. Kan masih bisa kamu simpan di lemari atau di mana gitu, tapi jangan dibuang ya." Sada tampak berfikir sejenak. "Yaudah, gue bawa." Aku melonjak senang dan mulai menjelaskan mengenai statue yang ada di tangannya. "Dia namanya Kagami Taiga, dari anime Kuroko no Basuke. Tau nggak anime itu?"
103.0K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as itte kudasai
Read
+Library
Aku ADA

Aku ADA

Kenya melihat satu persatu alamat Nusa Indah, lalu Dia sampai di depan alamat yang sama seperti yang diberikan oleh Bibi Ratih. Dari luar memang tidak terlihat seperti kos, lebih mirip dengan rumah. Tempatnya asri dan bersih, kemudian Kenya menelpon Anita. "Halo," jawab Anita. "Aku ada di depan rumah Kamu," ucap Kenya. "Siapa Kak?" tanya Akila.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as itte kudasai
Read
+Library
Kulepas Kau Dengan Ikhlas

Kulepas Kau Dengan Ikhlas

ucapku menjawab ibu. 💔💔💔💔 Pertemuan dengan Lusi yang tak sengaja, dia seorang pelayan cafe tempat pertemuan dengan klien perusahaan. Dia cantik, ramah, dan ah, kenapa selalu tertarik pada orang yang baru kutemui. Seringnya makan di cafe, membuat semakin terpesona oleh kecantikan Lusi. Langsung saja ku beranikan diri kenalan, dan minta nomor telepon, dengan sedikit gombalan nomor pun langsung ku dapatkan.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as itte kudasai
Read
+Library
TERGODA CINTA DUDA DINGIN

TERGODA CINTA DUDA DINGIN

Naura pura-pura merengut, “Ih kalau gitu nanti Tante nangis aja deh.” “IHH JANGANNN—“ teriak si kembar bersamaan. “Nanti minta diajak sama Mama aja ya.” Lalu mereka berlari mendekati Arabella dan menariknya untuk mendekatinya dengan wajah mengeryit. “Apaan sih ini?” “Tan-Tan mau ikut kita ke Disneyland Ma,” ucap Kesha. “Ajak Tan-Tan ya biar dia gak nangis terus,” tambah Kaisar.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 142 Times as itte kudasai
Read
+Library
KAU CAMPAKKAN DIRIKU

KAU CAMPAKKAN DIRIKU

Kata Mia, mengulum senyumnya. "Aduhhh... Bisa-bisanya yah, restoran mewah ini menerima pelanggan udik kaya kamu. Oh,sama suamimu yang kerjanya petani. Memangnya mampu bayar, palingan tabungan berbulan-bulan iyakan?". Adel, dan teman-temannya cekikikan tertawa. "Mbak Adel,jangan ngomong aneh-aneh deh. Kami mampu bayar makanan di restoran ini,jangan asal-asalan menilai seseorang". Mia, berusaha untuk mengontrol emosinya.
92.7K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as itte kudasai
Read
+Library
Istri Kedua Sang Duda

Istri Kedua Sang Duda

Jelas sekali di sana, di dekat asisten ayahnya itu adalah sosok yang bernama Irvin, manusia yang menyumbang benih hingga dirinya terlahir ke dunia. Wanita itu jelas sekali bukan ibunya yang tubuhnya semakin lama semakin tambun karena gaya hidup memburuk juga kebiasaan minumnya. Itu adalah wanita seksi yang pakaiannya mungkin untuk ukuran balita, bagian belakangnya itu hanya menutupi pantat saja, berani taruhan kalau dia membungkuk kain itu akan semakin ke atas. "Aria, kamu baik saja?" tanya Cassy melontarkan kalimat yang konyol. Bagaimana mungkin dirinya ini baik saja.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 42 Times as itte kudasai
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status