Dari Hutang Jadi Cinta
Rio ingin menghapus batas antara waktu kerja dan istirahat, memastikan Anya miliknya, dua puluh empat jam sehari.
Adegan itu terputar kembali di benaknya. Malam itu, di rumah sederhana mereka di desa, aroma tanah basah dan kayu bakar kontras dengan bau marmer dan disinfektan apartemen ini.
Darman duduk di ruang tamu, wajahnya pucat pasi. Ibu Sari, yang sedang sakit-sakitan, duduk di sampingnya dengan cemas.
Bab Populer