Kali Kedua
Lagi-lagi, aku kembali bergumam dalam hati, "Kenapa perjalanan cintaku harus serumit ini?"
Mas Rangga mendekatkan lagi tubuhnya padaku, "Mas udah jawab. Jadi sekarang, giliran kamu yang jawab, Dek. Kamu udah punya pacar? Pacarmu sekarang lagi ngambek? Iya? Gitu?"
"Nggak boleh pacaran, Mas. Dosa," kataku.
"Apa nih? Ada apa? Kenapa ngomongin pacar-pacaran? Siapa yang punya pacar?"
Hot Chapters