Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
My Handsome Teacher

My Handsome Teacher

“Kenapa?” “Ahh..oma, itu loh..masa' oma nggak ingat sih? alasan oma 10 tahun yang lalu ngajak aku ke sana” “Apa sih?" Lili tak tahan lagi, omanya memang sudah terlau tua untuk di ajak main tebak-tebakan, “PER-JO-DO-HAN, omaaa” Oma Gita mengerti, lalu tersenyum, “Maksudnya kamu mau oma jodohkan sama salah satu anaknya gitu?”
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Masa Lalu Yang Belum Usai

Masa Lalu Yang Belum Usai

“Nggak ke mana-mana, cuman jalan-jalan aja sebentar.” Mereka duduk di sofa, masih dengan tawa Elio yang bertahan dan ibunya yang terus menggoda. Sedangkan Arhan bersama raut cemasnya terus menatap sang istri yang menganggap seolah tak terjadi apapun. “Kenapa pulang duluan? Kan bisa pulang bareng.” Arhan masih berusaha menarik atensi istrinya yang menolak untuk menatapnya balik.
5.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Mempelai Wanita yang Tertukar

Mempelai Wanita yang Tertukar

Jika salah, maka ia berhak untuk membantu meluruskannya. "Jangan pergi ke mana-mana habis ini. Langsung pulang ke rumah ya, Nat. Jangan main lagi pokoknya. Hati-hati di jalan ya kamu. Pastikan nggak ada yang mengikutimu saat di jalan," ujar Aji seperti sedang memberikan ceramah kepada seorang anak. Ia mengatakannya dengan tiap langkah-langkahnya. "Iya, Mas Aji. Akan kuingat semua pesanmu. Hati-hati di jalan juga. Selamat bersenang-senang," jawab Natasha.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Jagat Kelana

Jagat Kelana

Kali knk dia ingin menelusuri jalan setapak yang dulu sering dia gunakan bersama Akshita. "Aku rasa jalan ini masih sama, tetapi mengapa begitu sulit mencari keberadaanmu, Aka? Sudah waktunya kamu keluar," gumam Jagat. Pria muda itu masih terus menyusuri jalan kenangan tersebut hingga tanpa sadar telah memasuki gerbang tanpa batas. Jagat masih terus berjalan yang seakan tidak pernah menemui ujung jalan. Dia pun menghentikan langkahnya untuk melihat sampai dimana dia melangkah. Namun, ada yang aneh hingga membuat pria itu menjadi terdiam.
1021.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 629 kali sebagai jalan dulu aja
Tampilkan Ulasan (10)
Baca
+Pustaka
Embunayu
Kak author yang baik. ijin promosi novel pertama saya ya Judul: Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api cerita: Perjalanan mencari jati diri Pangeran Karna setelah diusir karena dia adalah Sampah. Dibantu leluhur dan Dewa Perang dirinya menemukan inti jiwanya dan menjadi pewaris terkuat
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

Ya Allah. Aidan dan Azada sudah siap berada di kanan kiri Jenar. Mereka memberikan uluran tangannya sambil tersenyum. Jenar menunduk pasrah. Ya Allah, malunya. Udah Ndeso, katrok lagi. Pokoknya double malunya. “Memangnya Mbak Jenar gak pernah ke mall?” tanya Azada. “Mboten Gus, di tempatnya mbak gak ada mall. Adanya pasar sama kali. Wadas lintang, kan terkenal banyak kali.”
9.926.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai jalan dulu aja
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

"Ini daerah Dago Pakar. Ada koordinat yang mengarah ke sebuah rumah tua di lereng bukit." "Itu rumah lama keluarga Selaras," bisik Jihan, suaranya bergetar. "Tempat di mana kakek dan kakek Jagad sering menghabiskan waktu buat latihan bareng sebelum yayasan berdiri." --- ### **Masa Lalu Galang yang Terkuak**
893 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
DERSIK

DERSIK

Jujur saja jalan menanjak lebih melelahkan dari pada jalan datar, apalagi jalan yang mereka lalui masih berbatu. “Mau istirahat” kata Liza dengan lesu. “Ayo semangat, sebentar lagi sampai” kata Lida menyemati teman-temannya, walau pun dia juga merasa letih. Mereka terus berjalan, walau dengan lesu dan ogah.
109.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

Dulu Aku Bodoh, Sekarang Tidak Lagi

Selalu tak menghargai orang di samping mereka, sementara yang jauh justru dianggap harta karun. Memang harus jatuh ke jurang yang dalam dulu, barulah mereka bisa sadar dan berhenti dengan kebiasaan buruk itu. Tinggal lagi di rumah lama, ternyata tak seburuk yang kubayangkan. Kalyana dan Leo sama-sama penuh kebencian padaku, jadi aku memilih untuk jarang keluar kamar. Namun, tak disangka, aku yang sudah menghindar pun tetap tak bisa lolos dari rencana busuk Kalyana.
5.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Jalan Hidup Kita

Jalan Hidup Kita

ujar Mia lirih. Gray tertawa, "Maaf aku lupa, ponselku juga rusak!" Begitulah akhirnya mereka bertukar nomor ponsel. Dua orang dewasa tapi terlihat seperti remaja belasan tahun. "Kau harus cepat pergi dari sini kalau nanti ada yang melihat mereka bisa menghajarmu!" "Aku tidak takut, aku akan bilang pada mereka kalau aku sedang ingin bertemu calon istriku!"
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Anak Selingkuhan itu....

Anak Selingkuhan itu....

" ida siap siap dulu ya bu" " bu.... ibu..." aku berjalan ke arah dapur dimana ibu menyahut " ida berangkat dulu" sambil salim ke ibu " itu bekel nya jangan lupa" " kamu kok berangkat pagian lagi?" " iya bu mau naik TJ, selain ngirit bisa sekalian cuci mata liat cowok cowok" ucap ku. yang di balas jitakan sama ibu " ya sudah hati hati di jalan"
764 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai jalan dulu aja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status