Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap
Mendengar ucapan Haikal yang memelas memohon padaku agar aku tidak meninggalkannya, membuat hatiku terluka dan sesak secara bersamaan.
"Kamu nggak perlu mohon sama aku kayak gitu, Kal. Aku nggak bakalan pergi ninggalin kamu, kok. Aku tadi cuma bercanda. Aku minta maaf karena aku udah ngerjain kamu dan bikin kamu panik tadi. Sekarang kamu nggak perlu khawatir lagi. Aku bakalan tetep di sini, di samping kamu, sampe aku hembusin napas terakhirku," kataku berusaha menenangkan Haikal sambil menangkup pipinya dengan kedua telapak tanganku.
الفصول الرائجة