Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Si Bodoh yang Luar Biasa (LDN Seri 1)

Anak yang biasanya tegar menghadapi kesulitan hidup ini, kini menangis lirih di dalam pelukannya. "Cih! Tak ada gunanya kau menangis, Bodoh! Kau bisa mengunjungi ibumu di dalam buku kuno kapanpun. Berhentilah menangis! Lebih baik, kau gunakan waktu menangismu untuk berlatih agar cepat menjadi kuat!" kata sang leluhur.
9.8141.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Donat Mblondo
Maaf ya... hanya bisa update 1 bab per hari. Semoga kedepannya bisa lebih baik. InsyaaAllah hari ini update agak malam karena sore ini saya ada kegiatan. Terima kasih telah menyempatkan diri untuk membaca cerita ini. Semoga kalian sehat selalu ^^
Alhan Ard
Halo semuanya, izin promosi ya kak. Mampir yuk ke Novel "Aku Menjadi Dewa yang Menjalani Hukuman di Dunia Modern" Dimana menceritakan seorang dewa yang bertransmigrasi di manusia biasa dengan dunia saat ini!
Baca Semua Ulasan
Suami Mudaku

Suami Mudaku

Aku tersenyum dalam tangis. “Jangan nangis, Bunda …kata papa Jakarta enggak jauh.” Ya Allah … malah menasihati ibunya. Bukan sedih ibunya menangis. Syifa … begitu sayangnya sama papa, Nak? Batinku menjerit.
9.712.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 271 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Makhluk Panggilan Terkuat

Makhluk Panggilan Terkuat

Apabila seorang ibu tersenyum, maka dunia sedang baik-baik saja. Jadi, tersenyumlah dan buat ibumu tersenyum. Sekian dari Penulis, mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung. Jumpa lagi di cerita selanjutnya dan dukung saya agar lebih produktif menulis lagi ya, terima kasih.
9.23.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Jangan Lakukan Itu, Kakak!

Jangan Lakukan Itu, Kakak!

Hatinya sangat sakit karena selalu direndahkan terus-menerus tanpa ampun. Air matanya mengalir deras membasahi kedua pipinya yang pucat pasi. Aline menundukkan kepalanya dalam-dalam untuk menyembunyikan tangisnya dari Bastian yang masih duduk diam di seberang meja. "Tolong jangan bawa-bawa soal anak lagi, Mas. Aku buatin telur dadar aja ya sekarang buat gantinya biar kamu bisa makan."
10810 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Luka yang Kau Berikan (Suami Durjana)

Luka yang Kau Berikan (Suami Durjana)

Aku semakin terisak. "Ga usah nangis pela**r. Apa kamu pikir menangis bisa menyelesaikan masalah hahh? Kamu memikirkan orang - orang itu, tapi kamu tidak sekalipun memikirkan Ibu kandungmu sendiri? Ibu yang sudah melahirkan dan membesarkanmu? Kamu buang otak kamu dimana sih?" Mbak Rika juga mulai terisak.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Fake Dating Dengan Bosku

Fake Dating Dengan Bosku

"Aku tahu, Bu. Aku hanya ingin menangis sebentar supaya rasanya lebih lega setelahnya." ["Kamu harus move on. Kamu wanita yang kuat. Tunjukkan pada bajingan itu bahwa hidupmu jauh lebih baik tanpa dia. Dia bodoh, dan Ibu benar-benar membencinya karena telah menyakitimu."] Suara ibunya semakin terdengar kesal.
10538 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
PERFECT HUSBAND

PERFECT HUSBAND

Doa mama akan selalu meyertaimu. Sebentar lagi kamu akan jadi ibu, pinta mama. Jadilah ibu yang baik, belajarlah lebih dewasa. Jangan keluhkan sakitmu sendiri. Jangan pernah kamu menangis sendiri. Buat dia mengerti bahwa demi dia kamu meninggalkan kami semua. Mama orang pertama yang akan membencinya jika dia buat anak mama menangis. Semoga impian kita berdua terwujud.
1020.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Love in Kyoto

Love in Kyoto

Aku berharap kau bisa menangis kala ini, Sebab orang bilang, kau tak mungkin menangis… Cantik, menangislah, melihat dunia, Tapi tangisanmu membuat ibumu tersenyum, Tidak, bukan ibu senang melihatmu menderita, Saat jalinan tali pusat telah terputus, Kau terpisah dengan saudara-saudara dan ketenanganmu, Tapi aku menanti kebisinganmu, keramaian tangisan seorang bayi. Cantik, kejutkanlah dunia dengan hadirnya dirimu, Sedang kau lama tertidur dalam kependaman rasa ibu, Buatlah ibu tersenyum, melihatmu. *
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Jangan Menangis, Nona! Tuan Muda Akan Memanjakanmu

Jangan Menangis, Nona! Tuan Muda Akan Memanjakanmu

Napasnya naik turun tak beraturan, kemarahan ada di ubun-ubun. "Jangan pernah berpikir untuk mengambil hatiku, aku bukan Papa yang luluh dengan sikapmu!" "Eliza, Mama mencoba bersikap—" "Tidak usah mencoba atau mengusahakan apapun, Amora! Kamu tidak akan bisa! Belum puas membunuh ibuku, hah?!" Ibunya Eliza tampak jatuh kedua bahunya, sepasang manik wanita itu berkaca-kaca.
9.534.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Do'a Disepertiga Malam

Do'a Disepertiga Malam

"Naah.. Jika nanti diantara Nenek, Papa, Ibu ada yang meninggal duluan, Ana jangan menyalahkan Allah, Ana harus tabah, dan jangan pernah menangis terlalu lama, cukup sekali, esoknya Ana harus tersenyum lagi agar yang meninggalkan Ana juga bahagia." "Kok Ibu bilang gtu?" "Ibu tidak mau kalau kamu terpukul saat kematian menghampiri kita, Itu akan membuat kamu dosa dan membuat sedih yang meninggal sayang." "Iyaa ibuu ana Paham." "Baguusss, Sholehah Anak Ibu" "Aamiin buuu" *******
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status