Merusak Pagar Ayu
Kembali, tangis Keiy pecah dalam dekapan papanya.
“Kakak sayang Mama, ‘kan?”
Keiy mengangguk.
“Mama sudah tenang, bahagia, enggak sakit lagi, tapi Mama pasti sedih kalo liat Kakak nangis terus seperti ini, Kaka mau Mama sedih?”
Keiy menggeleng cepat.
“Kalo Kakak enggak mau Mama sedih, Kakak harus senyum dan tidak menangis lagi, ya, Mama tau, kok, Kakak nangis. Kakak janji untuk selalu senyum buat Mama?”
Hot Chapters