Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Lelaki Impian Si Gadis Tak Sempurna

Tanganku bergerak mengusap bekas jejak air matanya. "Tolong jangan menangis atau merasakan kesedihan Mama, May. Kamu harus tetap bahagia. Maaf, kalau Mama tidak bisa memberikan keluarga yang utuh untukmu. Tapi Mama akan berusaha memberikan semua yang Mama bisa untuk kamu. Jadi, Mama mohon jangan menangis."
10166.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.2K kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Pembantu nakal saya

Pembantu nakal saya

Aku tiba-tiba teringat apa yang ibuku katakan padaku sebelumnya. 'Seorang wanita seharusnya tidak pernah menangisi seorang pria. Karena pria sejati tidak akan membuatmu menangis, jika pria itu mencintaimu dia tidak akan membuatmu menangis. Jika kamu akan menangis, itu bukan karena dia menyakitimu, itu karena dia membuatmu bahagia dan itulah yang mereka sebut air mata kebahagiaan.'
17.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 419 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Matanya mulai berembun lagi. Sekar kemudian menggelengkan kepalanya. "Gak. Sekar gak boleh cengeng." Tidak. Dia tidak boleh menangis. Ibunya akan sedih jika melihatnya seperti ini. Sekar menepuk-nepuk pipinya. Jangan sampai dia menangis lagi.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Penyesalan CEO: Mantan Istri Melahirkan Pewaris Rahasia

Sentuhannya lembut, tapi ada kekuatan di dalamnya—kekuatan yang tumbuh dari keharusan untuk cepat menjadi dewasa. “Jangan nangis buat orang jahat kayak dia, Bay,” katanya lirih, suaranya serak tapi mantap. “Kalau dia nggak suka sama kita, ya udah. Kita juga nggak usah suka sama dia. Ibu pasti nggak mau tahu kita sedih gara-gara ini. Jadi… pura-pura aja, ya? Biar Ibu nggak tambah sedih.”
10140.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.5K kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Dinlea
novel ini bagus ceritanya.. cm terkadang ada rasa utk menskip krn bahasa yg digunakan terlalu bagus.. shg aku yg kurang pandai ini lebih suka bahasa yg langsung tp the poin dari cerita. tanpa perumpamaan.. maaf y Thor mksh
Baca Semua Ulasan
Pengasuh Gratis Itu, Mertuaku

Pengasuh Gratis Itu, Mertuaku

Begitulah kira-kira kalimat yang ke luar dari mulut Ibu. Aku mengangguk, lalu tersenyum manis agar ia tak selalu sedih. Tapi, senyumku justru semakin membuat airmata Ibu semakin deras. Aku terkekeh, dengan lembut kuhapus airmatanya yang mengaliri pipi tuanya. [Jangan nangis, Bu. Dara aja nggak nangis. Nanti cantiknya Ibu hilang.] Tulisku pada sebuah buku kecil, lalu mengangkatnya setinggi dada menghadap ke arah Ibu.
13.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 408 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Menyadari bahwa sebenarnya ia tidak pernah benar-benar bisa membenci pemilik cinta sejati ini. "Udah, jangan nangis. Nanti semua makanan kita menjadi asin terkena aura air mata kamu. Ibu sekarang sudah belajar banyak. Salah satunya adalah hidup itu ya memang harus dijalanin, bukan cuma ditangisin. Kalau cuma ditangisin, mungkin sekarang kita semua sudah menggelandang di jalanan. Yo wes, sana, kamu istirahat saja. Ibu juga sebentar lagi mau tidur. Ujian hidup kita sudah menanti besok pagi."
1091.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!

Silakan Urus Sendiri Ibumu, Mas!

sapaku, sambil menghampiri mereka berdua. "Amira, Azka, kapan kalian datang, Sayang?" tanya Ibu. Aku bukannya menjawab pertanyaan Ibu, tetapi aku malah menangis dipelukannya. Keadaanku yang seperti ini, hingga membuat kedua orang tuaku kaget bukan kepalang. Mereka langsung begitu antusias bertanya, kenapa aku bisa menangis seperti ini. "Nak, bicaralah, katakan kepada kami apa yang membuat kamu menangis?" tanya Bapak.
1048.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Kurelakan Suamiku untuk si Pelakor Magang

Kurelakan Suamiku untuk si Pelakor Magang

Dia menggelengkan kepalanya pelan ke arahku yang sudah tidak mampu membendung air mata. "Kamu jangan pernah menangis di depan mantan mertuamu, apalagi situasi seperti ini." Ibu berbisik di sampingku. Dengan sekuat tenaga, aku mencoba menahan air yang sudah siap menerobos keluar. menelan ludahku yang terasa menyiksa ditenggorakan. 'Mas, tidakkah kamu merasakan apa yang ibumu rasakan? Sakit, Mas.' gumamku.
1084.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
SETELAH IBU PUNYA SUAMI BARU

SETELAH IBU PUNYA SUAMI BARU

Ibu menarik napas panjang, lalu meneguk air dari botol tersebut. Anak perempuan itu membantu Ibu untuk berdiri lagi, lalu dia menatapku. "Kakak Cantik, kamu kenal omaku, ya? Tolong jangan buat Oma Ati menangis, ya, Oma sudah sering nangis tiap hari. Oma juga lagi sakit, jadi tolong buat omaku tersenyum."
1010.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Baca
+Pustaka
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Justin merasa kasihan pada ibunya. "Bu, berhentilah menangis! Kalau kamu menangis seperti ini, orang-orang mungkin mengira aku sudah mati!" "Cih! Jangan mengucapkan kata-kata seperti itu!" Kelly segera menyeka air matanya. "Oke, Ibu nggak menangis lagi! Selama ibu melihat kamu baik-baik saja, Ibu sudah lega!"
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40.7K kali sebagai jangan buat ibumu menangis
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Mei Ika
aku dh bca pamela, kalana dan agam udah diganti lagi cerita tentang jonson dan di ganti lagi dg philips.. syngnya cerita philips cuma aku baca sebentar. aku kira author bakalan nyelesaiin cerita pamela yg menurut ku belum selesai. teka teki yg belum terpecahkan. tapi sudah di ganti2 pemeran
Anava
Agam dan Pemela menikah lagi dan bulan Madu di bab 1895-1898 (Keluarga berkumpul kembali) loveeee... bgt .... Author sangat pandai membuat hati bertalu², emosi, bahagia benar² bisa membuat pembaca larut dalam kisah... Bikin cerita lagi dong Thor, tp jangan panjang² episode nya ...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status