Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kakak, Jangan Merayuku Terus!

Kakak, Jangan Merayuku Terus!

Para sahabat menggeleng dengan wajah garang. “Sial kamu, Zack. Kamu membuatku ketakutan.” “Please lah, jangan mati dulu. Kita masih punya rencana besar, bukan?” “Aku sudah memperingatkanmu untuk istirahat. Dasar keras kepala.” “Kalau sakit diperhitungkan, dong. Jangan main ambruk dan pingsan di tengah ruangan.”
1052.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai jangan di ganggu
Baca
+Pustaka
CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR

CINTA TERLARANG TUAN PRESDIR

Berani sekali mengganggu kesenanganku? To be continue… ~~~~
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai jangan di ganggu
Baca
+Pustaka
Kekasih Rahasia CEO

Kekasih Rahasia CEO

“Jangan bikin gue panik, tolong.” ***
9.9167.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.2K kali sebagai jangan di ganggu
Baca
+Pustaka
Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Bu, Jangan, Juna Masih Muda!

Drrrtt! Tepat ketika Juna hendak berdiri untuk merangkak maju memanfaatkan situasi mesum tersebut, sebuah gangguan mendadak meledak keras dari atas meja kerja. Ponsel pintar milik Ibu Widya yang tergeletak di samping dokumen audit mendadak bergetar hebat disertai bunyi nada dering panggilan masuk yang sangat nyaring.
68.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 259 kali sebagai jangan di ganggu
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

perintah Jerry. "Apa? Kau hampir membuatku dilarikan ke rumah sakit karena terkejut jantung," balas Genio dari seberang telepon. "Jangan bercanda. Istirahatlah, besok kau akan sibuk seharian." "Aku tidak pernah seserius dan menggebu-gebu seperti ini," ucap Jerry seakan kalimatnya itu ditujukan pada Ruenna yang ada dihadapannya.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai jangan di ganggu
Baca
+Pustaka
SSST ... JANGAN BERISIK!

SSST ... JANGAN BERISIK!

"Psikopat? Ngeh ... seharusnya kalianlah yang disebut seperti itu, tiap hari menggangguku. Memukuli dan merusak semua barang daganganku, aku diam. Tapi kalian semakin menjadi. Jadi, bukankah lebih baik membuat kalian diam agar aku hidup tenang?" "TOLONG ... TOLONG AKU!!" teriak Dede sekeras mungkin. Sayangnya tidak ada yang mendengar, jarak bangunan itu sangat jaub dengan bangunan utama tempat Dede dan teman-temannya biasa main petak umpet dan lainnya. "Ssst! Jangan berisik, nanti kita ketauan!" henti Dina. "Lebih baik kau di sini saja menemani temanmu yang bodoh itu!" Tangannya mengayun, lalu ....
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai jangan di ganggu
Baca
+Pustaka
Galang & Gladis

Galang & Gladis

"JANGAN!" ***
9.66.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai jangan di ganggu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status