Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ibu Untuk Anak Tuan Mafia

Ibu Untuk Anak Tuan Mafia

"Jangan harap! Aku tak sudi lagi berurusan dengan b*jing*n sepertimu. Cukup bayar saja yang semalam, setelah itu jangan lagi berhubungan denganku, anggap saja kita tak pernah saling mengenal." "Hahaha!." Elkan tertawa keras. "Tak sudi berhubungan dengan orang sepertiku?." Tanyanya memastikan. "Ingat, di kandungan-mu ada benihku, anakku! Mana mungkin kau tak akan berurusan denganku?." Tak ada respon apapun dari Alsa, wanita itu hanya menyoroti Elkan dangan tatapan penuh kebencian.
101.3K viewsOngoingAdded to Library 29 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Bukan Sekelumit Sesal

Bukan Sekelumit Sesal

Kesalahanku berlapis tak sanggup kutepis Dalam barisan hari aku diselimuti pesimis Penyesalanku berawal bagai gerimis Kecil rintiknya semakin kuat mengikis Berharap dosa dibasuh hujan tangis Maaf dan pengampunan… aku mengemis Ditatap binar mata mereka bagai pelangi yang terlukis Egoiskah keputusanku yang pragmatis
9.29.2K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Istri Perawan Disangka Janda

Istri Perawan Disangka Janda

Sejuta sesal benar-benar sedang dirasanya. 🐸To be Cont
10437.8K viewsCompletedAdded to Library 10.1K Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

Suamiku, Aku Tak Sudi Mengejarmu Lagi!

Ia sadar betapa besar dampak yang pernah ia timbulkan, bahkan tanpa sadar. Nafeeza menghela napas, lebih ringan kini. Ia berdiri pelan, meraih tasnya. Tapi sebelum melangkah, ia menyampaikan satu kalimat terakhir: “Kamu berhak bahagia, Arfan. Tapi bahagiakan dirimu tanpa menyakiti orang lain. Jangan jadikan masa lalu sebagai senjata. Dan jangan pernah tarik-tarik namaku lagi... karena aku sudah selesai dengan semua itu.”
105.2K viewsCompletedAdded to Library 196 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Saat Hati Menyesal

Saat Hati Menyesal

“Aku sudah berusia 31 tahun dan nggak ada niat untuk pacaran, apalagi menikah.” “Aku nggak butuh status…. aku hanya mau kembali.” Tio menatapku dengan cemas, takut aku menolaknya. Aku memandangi wajahnya yang masih terlihat polos. Tiba-tiba, aku teringat ucapan sahabatku, hidup ini terlalu singkat, jangan terlalu dibebani rasa bersalah.
8.1K viewsCompletedAdded to Library 203 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang

Aku Tak Mau Lagi Jadi Bayang-bayang

Aku menangkap pergelangan ayahku. "Cukup." Suaraku sedingin es. "Mulai hari ini, kita impas." Ayah menatapku, marah dan tak percaya. "Kamu gila!" "Nggak. Aku sadar," kataku sambil melepaskan tangannya. "Lebih sadar dari sebelumnya." Dia terhuyung mundur, menunjukku dengan gemetar. "Kamu akan menyesalinya. Tanpa keluarga, tanpa perlindungan, kamu bukan siapa-siapa!"
10.4K viewsCompletedAdded to Library 300 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Jangan Salahkan Aku Selingkuh

Jangan Salahkan Aku Selingkuh

Tetap aku syukuri, walaupun memang sangatlah kurang untuk kebutuhan kami sehari-hari. Meminta lebih pun percuma, bukannya memberi, malah yang ada aku di diceramahi. Harus hemat lah, Pandai-pandai mengatur, jangan royal, gaji suamimu tidak seberapa. Beberapa kalimat yang sederhana memang, namun menyakitkan. Jika rupiah yang ia berikan ratusan ribu atau puluhan juta mungkin aku bisa terima perkataan itu. Dua puluh tiga ribu rupiah yang hanya untuk diri ku sendiri saja masih kurang.
4.9K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
JANGAN HINA AKU MANDUL

JANGAN HINA AKU MANDUL

tanyaku "Mas, perasa'an apa ini? Ini sangat menyiksa. Aku tidak bisa menghilangkanmu dari otakku mas. Ak-ku, aku ingin coba hapuskan tapi perhatian dan kasih sayangmu selalu mengganggu otakku. Aku harus apa mas, aku bisa gila jika terus-terusan begini." ujarnya terbata menangis mengucurkan air mata deras. Seketika aku melepaskan remasanku dibahu Raina dan menatap nanar manik matanya. Ia masih terisak-isak menangis.
8.668.1K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Kamu Kalau kau ada kesempatan Jangan perturutkan Jangan kebablasan Itu itu itu hanya bisikan nafsu syetan Stop Stop Mbak Stop Stop Mas Ojo ngono tho mbak Jaga pandangan mas Jaga pandangan mbak Dari pandangan mata bisa jadi kerasukan Kerasukan apa saja bisa jadi terlarang Jangan Mepet-Mepet! Jangan mepet-mepet! Janagan mepet-mepet! Jangan mepet-mepet!’
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as jangan lagi kau sesali
Show Reviews (85)
Read
+Library
Eneng Susanti
Hai, saya ucapkan terima kasih kepada siapa saja yang sudah berkenan mampir ke laman ini. semoga berkenan membaca dan mereview cerita Khair dan Khaira. Jika suka, semoga berkenan untuk vote dan merekomendasikan cerita ini kepada yang lainnya. sekali lagi, terima kasih ...
Gideon Budiyanto
Romance religi yang dituliskan dengan sangat apik. Pesannya juga dalem banget. Mantap. Kisah Khair dan Khaira mampu untuk menjadi sebuah novel religi yang sangat berkualitas. Maju terusss. Udah di masukin ke daftar pustaka biar bisa selalu ngikutin kisahnya...
Read All Reviews
DALAM DEKAP DERITA

DALAM DEKAP DERITA

“Tatu!” “Oh, jangan lagi Ya Allah!”
107.4K viewsOngoingAdded to Library 215 Times as jangan lagi kau sesali
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status