KAU SESALI USAI KU PERGI
Rizka Fhaqottiba tiba lemas dan keringat dingincerita cium lehercerpen cinta bertepuk sebelah tangan mengharukanbumi dan lukanya
Rumi membenarkan kalimat Firdaus dalam hati, hanya saja untuk sekedar mengatakan 'iya', lidahnya terasa kelu.
"Aku tidak melarangmu meratapi sebuah kehilangan, karena aku pun pernah berada di posisi yang sama. Hanya saja, larut dalam sebuah sesal hanyalah sesuatu yang sia-sia. Bangkitlah, tanpa harus meratapi orang yang telah membuangmu. Percayalah, akan ada tangan lain yang terbuka untuk menerimamu tanpa kamu sadari."
Firdaus berucap dengan sungguh-sungguh, berharap Rumi paham maksud di ujung kalimatnya barusan.
Beliebte Kapitel