Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Miss Montok

Miss Montok

“Lagipula kalau berkaca dan melihat sekitar, sepertinya aku tidak mempunyai banyak hak untuk mengeluh. Setiap kali merasa tidak puas dengan keadaan, saat itu juga aku bertemu dengan orang-orang yang membuatku merasa malu untuk mengeluh.” “Contohnya?” “Di Boston dulu aku sering berjalan-jalan ke pinggiran kota. Di situ aku lihat banyak musisi jalanan yang mempertunjukkan kemampuan mereka. Tidak semua gelandangan. Ada cukup banyak juga mahasiswa. Mereka tidak punya uang, jadi selain mengambil personal loan di universitas, mereka mencari tambahan penghasilan. Waktu aku tanya, ada yang bahkan punya double jobs. Jadi saat tahu hal itu, aku malu karena mengeluh. Semua fasilitas sudah disediakan un
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 531 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
LOVE & DESTINY

LOVE & DESTINY

Tapi sebuah kenyataan membuatku segera mengenyahkan pikiranku itu. ‘Tidak! Tuhan masih memberikanku kehidupan! Aku harus bersyukur setiap kali aku menghela napas dan atas setiap karunia-Nya. Banyak orang tidak beruntung yang tidak bisa hidup normal sepertiku. Aku hidup berkecukupan ah bahkan berlebih. Aku masih punya saudara yang menyayangiku dan juga Tuhan memberikanku kecerdasan diatas rata-rata. Bodoh sekali aku mengeluh! Justru penyakit ini bukanlah apa-apa daripada yang diberikan Tuhan padaku.’, aku mensyukuri banyak hal dalam hidupku. Mengeluh juga tidak akan merubah apapun malah memperburuk segalanya.
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Something Happened To Freya

Something Happened To Freya

Apa dia sedih? “Jangan menangis” Ujar Raya dengan nada tegasnya yang familiar seperti saat Raya memangis karena terjatuh, ketika diganggu anak nakal dikelas, dimarahi Ibu, ditinggal Ayah pergi bekerja atau ketika ia bermimpi buruk. “Pokoknya jangan menangis apapun yang terjadi selama aku tidak bersamamu.”
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
ISTRI BAYANGAN TUAN CEO

ISTRI BAYANGAN TUAN CEO

Tidak ada yang perlu disesali Semua telah diatur oleh sang Pencipta Tugas kita hanya menjalani Tanpa mengeluh dan putus asa *** Kuda besi melaju kencang membelah ruas jalan tanpa tahu arah. Untung saja belum jam pulang kantor, sehingga ruas jalan tidak terlalu macet dan aku bisa mengemudi tanpa hambatan.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Jangan Salahkan Aku Pergi

Jangan Salahkan Aku Pergi

tanya Mer. "Tak apa, ya sudah kamu turun sana. Ini sudah malam, jangan lupa cuci kaki, cuci tangan, cuci muka, gosok gigi terus tidur deh." Arga mengingatkan Mer, tetapi gaya bahasanya sudah seperti seorang ibu yang menasehati putrinya. "Yaelah, Tuan. Saya bukan anak kecil lagi, nggak usah diingetin juga kali." Mer berkata dengan ketus.
1016.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Mertua Masa Gini?

Mertua Masa Gini?

Dalam lamunannya, ia tersadar saat ingat kata-kata orang tuanya dulu. Hidup itu jangan banyak berharap dan terlalu muluk-muluk mau ini itu. Jalani, nikmati. Ada batu ya lewati, ada hujan ya berteduh, ada jalan berlubang, hindari. Setiap ujian orang, beda-beda, yang penting jangan mengeluh. Terima lalu berdoa supaya ada kebahagiaan di akhir perjalanan. Gendis tersenyum tipis, ia dorong trolley ke tempat buah dan sayuran. Memilih dengan seksama juga bahan makanan lain.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Indra28 : Hehe. Kayaknya hari ini bukan harinya kita deh. Ya udahlah ya. Abaikan saja toxic people. Pokoknya apa pun yang bikin mood kamu jadi jelek nggak usah diambil hati. Okay? Mikir yang baik-baik aja. Yang nggak penting buang jauh-jauh dari pada bikin stres kan kamu sendiri yang rugi apalagi sampe sakit. Eh, udah makan belum nih? Aku nggak mau kamu sampe sakit lagi kayak kemarin. La Hija :
1068.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Jangan Pukul Lagi!

Jangan Pukul Lagi!

Wanita itu hanya merintih dan menahan sakit. "Mas, jangan ... Mas," suara Milva parau. Dirinya mencoba memberontak. Namun, apalah daya, ia tak bisa berbuat apa-apa. Hingga pada akhirnya hanya bisa pasrah. Sudah biasa bila akan menelan air lagi seperti sebelumnya. *** "Nduk, maafkan ibumu. Kau harus menikah," ucap Ibu Milva saat beliu belum menghembuskan napasnya untuk terakhir kali.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Duda Muda

Menjadi Istri Duda Muda

Ya mau gimana lagi, pak Martin memang kurang paham. “Ya maksudnya, ucapan pak Martin barusan itu sangat sesuai dengan kehidupan banyak orang diluar sana. Kalau yang namanya hidup itu terus berjalan. Kalau cuma mengeluh saja ya hidup gak akan maju. Jadinya harus dijalani dan disyukuri, tak lupa dinikmati. Benar begitu kan pak?” ujar Ana mencoba menambahi ungkapan pak Martin barusan.
6.922.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 636 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Cinta yang panjang

Cinta yang panjang

Alhasil, aku memilih menikmati apa saja yang bisa aku lakukan. Selama ini aku selalu berusaha untuk tidak mengeluh. Dan, hari ini aku juga tidak akan mengeluh. Karena saat tertimpa hal yang kurang menyenangkan, jika dibuat mengeluh, hanya akan menambah beban batin. Karena itu, aku berusaha menikmatinya saja. Entah angin apa yang membawamu. Kau datang beberapa saat ketika aku hendak berangkat. Dan, aku juga tidak mengerti. Mengapa akhirnya kau memilih ikut berjalan kaki.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai janganlah mengeluh
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status