Cinta Cita
Cita mengangguk dan akhirnya mengakui perasaannya pada Elok.
“Cita, nggak ada yang bisa memprediksi dan menjamin masa depan,” kata Elok harus “menampar” gadis itu dengan kenyataan. “Masalah itu pasti ada. Andai suatu saat kamu jatuh, yang harus kamu lakukan adalah bangkit. Jatuh lagi, ya, bangkit lagi. Kalau jatuh 10 kali, itu berarti kamu juga harus bangkit 10 kali. Kalau sesuatu memang layak diperjuangkan, maka perjuangkan. Kalau nggak, ya, tinggalkan. Jangan mempersulit dirimu sendiri, karena masih banyak sumber kebahagiaan yang bisa kamu dapat di dunia ini. Bisa dimengerti maksud Tante?”
“Bisa.” Cita mengangguk. Tidak pernah menduga, ia akan mendapat begitu banyak wejangan dari Elok.
الفصول الرائجة