REVENGE: DENDAM CINTA ELAN
"Jadi bayi saya sedang sakit Dok? Atau saya yang sakit? Atau bagaimana? Apa tidak bisa diobati?"
Mata Dina mulai berkaca-kaca, pemikirannya meraba-raba, menafsirkan penjelasan yang baru saja ia dengar. Kedua tangannya kemudian refleks meremas tangan dokter Diana.
"Ibu Dina jangan cemas, hindari stres ya.." Anjur dokter Diana seraya berbalik meremas tangan pasiennya, memberi dukungan. "Setiap janin memiliki kekuatan masing-masing. Seperti yang saya sebut tadi, ada kehamilan dengan sembilan bukan pendarahan tapi ibu dan bayi selamat hingga persalinan, tidak perlu bed rest, malah si ibu tetap bisa menjalankan aktivitas seperti biasa. Namun sebaliknya, ada pula kehamilan dengan flek-flek ringan
Hot Chapters