Pengantin Pengganti untuk Sang Majikan
“Kalau itu mau anda, saya tidak akan membahas lagi. Bahkan kalau anda ingin menghabiskan waktu bersama Anaya dari pagi sampai pagi lagi, atau melakukan apa pun dengan dia, saya akan mencoba untuk tidak akan peduli.”
Perkataan itu meluncur tanpa bisa ia tarik kembali. Suasana seketika membeku. Javier terdiam sepersekian detik, lalu wajahnya mengeras, rahangnya menegang, matanya makin tajam menusuk. Perkataan Jenn yang sangat di luar nalar itu membangunkan sisi kejam seorang Javier yang sudah susah payah ditahan olehnya.
“Jangan bicara sembarangan lagi, Jenn,” suara Javier terdengar lebih rendah, hampir seperti geraman. “Kau pikir aku tidak mengerti maksud ucapanmu yang begitu meragukan dah me
Hot Chapters