Pura-Pura Rebahan
ujarnya dengan mengobok-obok baju kotornya di dalam keranjang dan mengeluarkan pakaian suaminya.
Aku hanya mencebik lalu membawa keranjang cucianku ke belakang, untuk dijemur ke penjemuran. Enak saja mau minta cucikan baju suaminya, dikira aku ini babu apa? Ciihh!!
Setelah selesai menjemur pakaian, kulanjutkan dengan memasak, sedang kedua putriku bermain boneka di kamar. Di kulkas hanya ada tempe hampir membusuk juga sayur kangkung yang sudah layu, cabe dan tomat juga udah tak layak makan. Hmm ... kumasak sajalah untuk makan siang para tamuku, walau aku takkan mau memakannya.