Terjerat Takdir Tuan Saka
"Bisa jadi. Di dunia bisnis, kita sering bertemu tipe wajah yang mirip."
Angin laut masuk dari pintu terbuka, mengibaskan ujung jas mereka bersamaan. Dua siluet yang hampir sama, berdiri berdampingan menghadap laut yang sama, namun membawa niat yang berlawanan.
Saka mengakhiri percakapan lebih dulu, memberi anggukan singkat sebelum melangkah pergi. Perasaan ganjil itu ia kubur, seperti banyak hal lain dalam hidupnya.