Suara Suamiku di Kamar Pembantu
Dret
Dret
Ucapan Johan terhenti saat tiba-tiba ponsel bergetar, dan nama sang ibu terpampang sebagai pemanggilnya.
"Siapa, Mas?"
"Ibu." Johan menunjukkan layar ponsel ke arah Mika. Dan wanita itu pun hanya memberikan respon berupa anggukan.
"Mas angkat dulu, ya."
Lagi, Mika mengangguk.
Bergegas Johan melangkah keluar kamar–membuat Mika leluasa untuk menjalankan rencananya.
"Sepertinya Tuhan benar-benar mendukung acara penggerebekan malam ini," lirih Mika.