Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Beneath the Midlands Sky

Beneath the Midlands Sky

Jung Soo tersenyum kecil setiap kali membaca pesan- pesan singkat itu. Sebuah foto pemandangan perbukitan dengan sinar matahari terbit menarik perhatian Jung Soo. Ia menarik foto itu dan membaca sebuah pesan singkat yang menggetarkan hatinya. “Seperti matahari yang tidak pernah meninggalkan bumi, begitupun aku..” Pesan singkat yang akhirnya membuat Jung Soo segera mengambil jaket dan kunci mobilnya kemudian berkendara langsung ke Dovedale.
931 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
Musim Dingin Tak Mengenal Waktu

Musim Dingin Tak Mengenal Waktu

Tujuh hari setelah diselamatkan dari percobaan bunuh diri, Reina menjadi istri yang "pendiam" seperti yang diharapkan Bayu. Dia tidak akan terus-menerus berbagi hal-hal menarik yang baru ditemukannya. Tidak marah-marah dan mempertanyakan Bayu karena melihat bekas lipstik di kemejanya. Dia tidak akan terus-menerus mengawasi dan mencurigai Bayu yang mengaku telah berhenti selingkuh, dengan siapa saja dia berkomunikasi setiap hari. Seperti yang diharapkan Bayu, dia diam, tidak mengganggu, dan memberinya kebebasan mutlak. Jadi, ketika dia terluka setelah terseret dalam insiden penyanderaan besar saat berbelanja di mal, Reina hanya membuat laporan di kantor polisi sendirian, lalu diam saja pergi
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
Journey of Life

Journey of Life

Ketika sudah berada di taman, Ardi dan Jessy duduk di sebuah bangku taman di bawah pohon yang cukup besar. Dengan ditemani semilir angin di bawah pohon, membuat suasananya menjadi sangat sempurna bagi Ardi untuk tidur di situ. Perlahan-lahan Ardi berbaring di bangku tersebut, dan menjadikan paha Jessy sebagai bantalnya. Rasa sejuk yang sangat cocok di tengah hari yang panas ini, membuat Ardi tida bisa menahan kantuknya, sehingga akhirnya dia tertidur untuk beberapa menit. Jessy yang tadi ingin mengatakan sesuatu jadi tertunda karena melihat Ardi yang sudah tertidur.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
Perpisahan Di Musim Salju

Perpisahan Di Musim Salju

Tubuhnya semakin lemah, pandangannya menjadi kabur, semakin kabur dan Gelap. Dia pingsan di tengah salju yang dinginnya semakin ekstrem. Rai yang mengawasi Rin dari kejauhan berlari ke arahnya. Sebenarnya Dia tidak meninggalkan Rin, dari tadi dia terus mengawasi Rin di balik pohon. Memastikan bahwa Rin akan baik-baik saja dan pulang. Tapi nyatanya Rin bertahan di tengah salju yang membuat tubuhnya tidak kuat menahan rasa dingin. Dia langsung membawa Rin ke rumah sakit karena dia tau Rin pasti sudah terkena hipotermia. Tubuhnya kaku, Rai panik. Dia tidak ingin terjadi apapun pada gadis yang di cintai nya ini. Tapi dia pikir pilihan ini yang terbaik untuk mereka berdua.
4.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
SUN TO YOUR NIGHT

SUN TO YOUR NIGHT

Dia berdiri di hadapan Sun, dalam kamar yang tidak terlalu diterangi lampu—tubuh kecil Noah seakan bersinar diterpa binar sang rembulan. Itu kesan yang indah di mata Sun, setidaknya sebelum Noah membuka pakaiannya dan membuat Sun seketika membulatkan mata. Sun membisu, lidahnya kelu. Dia seakan kehilangan segala jenis kata yang tersimpan dalam otaknya, dan hanya raut terkejut yang menjadi caranya menunjukkan rasa.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 667 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
Kesendirian

Kesendirian

Cuaca hari ini cerah dan awan kelihatan tidak mendung, aku senang karena cuacanya baik. Di kosan tidak ada teman buat mengobrol, jika aku merasa bosan hanya mama yang bisa tempat curhat ku dan Ribka juga. Setelah masak aku lanjutkan rebahan saja, aku mulai mengantuk. Akhirnya aku bisa tidur siang di cuaca yang cerah seperti ini. Aku mulai lelah dan istirahat sebentar saja dan aku bangun pukul 03:00 sore, segera membereskan kosan dan duduk santai sambil membaca novel karangan ‘Tere Liye.’
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
Ujung Senja

Ujung Senja

Entahlah, semua terasa tak pasti. Aku menghabiskan waktu dengan membereskan pekerjaan rumah di lagi hari, saat matahari beranjak naik, aku berangkat ke Lolita. Menyibukkan diri demi mengusir gundah gulana. Seperti saat ini, siang yang terik dan Lolita sepi sekali. Mungkin efek bulan tua, atau karena ini hari Selasa sehingga orang sibuk dengan kegiatan masing-masing, tak memiliki waktu untuk sekadar ke salon. Aku dan Meri duduk di kursi sambil memegang gadget masing-masing. Mataku mengarah ke layar ponsel, tetapi pikiranku sudah berlari hingga ke Kutub Utara. Aku lelah dengan pikiranku sendiri, tetapi aku tak tahu bagaimana cara melepas semua pikiran itu.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 168 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Pernah kita lalui semua, jerit tangis, canda tawa Kini hanya untaian kata, hanya itulah yang aku punya Tidurlah, selamat malam, lupakan sajalah aku Mimpilah dalam tidurmu bersama bintang -Drive, “Bersama bintang” Matahari hampir tenggelam ketika Carine dan Ulfa keluar dari taman Maerakaca,
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
Pengantin Pria Pengganti

Pengantin Pria Pengganti

Amara meraih dan langsung meneguknya. "Lihatlah, pemandangan di sini sangat indah, kan? " Arka menunjuk ke arah depan. "Iya indah sekali. Tapi aku penasaran, kenapa di sini ada istilahnya Midnight Sun? Dan kenapa itu bisa terjadi?” Amara bertanya, dia teringat istilah negeri matahari tengah malam. Fenomena alam yang langka di dunia dan hanya terjadi di beberapa negara saja.
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
Young Summer

Young Summer

ajaknya sambil merangkulku dengan lengannya yang bebas. Kami berjalan ke arah barat, menuju rumah Tobias. Sambil mendengarkan Tobias bercerita tentang MMA, pandanganku tertuju pada ujung langit. Sudah menjelang petang, matahari mulai turun meninggalkan garis-garis warna menakjubkan, awan dengan semburat jingga dan ungu, sebagian kecil langit yang masih berwarna biru lembut—mengingatkanku pada warna mata Tobias—begitu kontras dengan dataran yang kini hanya terlihat seperti siluet. Atap-atap rumah, pepohonan, lekukan bukit-bukit, semuanya tampak gelap. Aku menyebutnya … keajaiban twilight…. Bersambung
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai journey under the midnight sun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12345
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status