Remember Me, BE!
"Aku takut kamu ditangkap, Juna, jadi aku nggak bilang sama kamu."
Juna mengembuskan napas kuat melalui rongga hidungnya. Ia mendengkus, kesal pada dirinya sendiri yang tidak peka pada perubahan kekasihnya. "Bukan salah kamu, Be. Wajar kamu nggak ngasih tau ke aku." Ia menggeleng. "Semuanya salah aku yang nggak peka sama kamu. Aku terlalu bahagia sampai-sampai nggak sadar kalo bahagia itu cuman aku rasain sendiri. Maafin aku, Be," katanya lirih menggenggam tangan Diva, meremasnya hangat. "Aku nggak mau kehilangan kamu lagi. Jadi, mulai sekarang kamu harus jujur semuanya sama aku. Nggak boleh nyimpan apa-apa lagi sama aku. Kamu paham?"
Bab Populer